DAMPAK PENAMBANGAN BATU GUNUNG DI DESA MERANGIN KECAMATAN KUOK DITINJAU MENURUT EKONOMI ISLAM

Meri Yuliani, (2013) DAMPAK PENAMBANGAN BATU GUNUNG DI DESA MERANGIN KECAMATAN KUOK DITINJAU MENURUT EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013221EI.pdf

Download (568kB) | Preview

Abstract

Pertambangan yang terletak di Desa Merangin Kecamatan Kuok ini berupa batu gunung merupakan karunia dari Tuhan yang harus dimanfaatkan bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Tetapi pada realita, usaha Pertambangan batu gunung di Desa Merangin Kecamatan Kuok banyak menimbulkan dampak negatif dibandingkan dampak positif. Hal ini terkait dengan ekonomi masyarakat, lingkungan hidup dan kehidupan sosial. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimana pelaksanaan penambangan batu gunung di Desa Merangin, bagaimana dampak kegiatan penambangan batu gunung di Desa Merangin dan bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap penambangan batu gunung di Desa Merangin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penambangan batu gunung di Desa Merangin, untuk mengetahui dampak kegiatan penambangan batu gunung di Desa Merangin serta untuk mengetahui tinjauan ekonomi Islam terhadap penambangan batu gunung di Desa Merangin. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, populasi dalam penelitian ini berjumlah 75 orang masyarakat yang melakukan penambangan batu gunung di Desa Merangin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Dalam pengumpulan data, menggunakan observasi, wawancara, angket, dan ditambah dengan literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian. Analisa yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penambangan batu gunung ini dengan menggunakan alat-alat sederhana (secara manual) dan aktivitas penambangan batu gunung ini tanpa adanya izin dari pemerintah kabupaten Kampar. Kegiatan menambang diawali dengan memecahkan batu yang menempel di gunung dengan pahat dan palu ataupun linggis. Jika batu yang telah jatuh dari gunung itu terlalu besar para penambang menggunakan bantuan linggis ataupun palu untuk memecahkannya agar di saat memuat ke dalam truk tidak terlalu berat dan susah. Penambangan batu gunung di Desa Merangin ini tidak hanya menimbulkan dampak positif tetapi juga menimbulkan dampak negatif terutama pada kerusakan lingkungan yang dapat membahayakan kehidupan masyarakat. Menurut ekonomi Islam mengenai penambangan batu gunung di Desa Merangin Kecamatan Kuok dalam kegiatannya tidak sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, karena ditemukan indikasi-indikasi yang bertentangan dengan prinsip ekonomi Islam, seperti melanggar kaidah-kaidah dalam berproduksi dan proses produksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 18 Dec 2016 13:48
Last Modified: 18 Dec 2016 13:48
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9877

Actions (login required)

View Item View Item