EKSISTENSI ASOSIASI INDUSTRI PANGAN RIAU (ASPARI) DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN TERHADAP PENGUSAHA UKM MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Widya Khaidir, (2013) EKSISTENSI ASOSIASI INDUSTRI PANGAN RIAU (ASPARI) DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN TERHADAP PENGUSAHA UKM MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013198EI.pdf

Download (740kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan penulis mengenai Eksistensi Asosiasi Industri Pangan Riau (ASPARI) dalam melakukan pembinaan terhadap pengusaha UKM dari segala program yang telah dilakukan. Penulis mengambil lokasi yang beralamat di jalan Rajawali No.72 D Kelurahan Kampung Melayu Sukajadi, Pekanbaru karena tempat tersebut merupakan tempat berkumpulnya para pengusaha UKM yang dibina oleh ASPARI dan penulis menemukan permasalahan yang patut untuk diteliti. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apa saja program ASPARI dalam melakukan pembinaan terhadap pengusaha UKM, bagaimana implementasi pembinaan pengusaha oleh ASPARI dan bagaimana eksistensi ASPARI dalam melakukan pembinaan terhadap pengusaha UKM menurut perspektif Ekonomi Islam. Sumber data yang digunakan adalah para anggota yang ada pada organisasi Asosiasi Industri Pangan Riau (ASPARI) tersebut (populasiPenulis menggunakan teknik Proportionate stratified random sampling yakni pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional, dilakukan sampling ini apabila anggota populasinya heterogen (tidak sejenis). Proportionate stratified random sampling ini dilakukan dengan cara membuat lapisan-lapisan (strata), kemudian dari setiap lapisan diambil sejumlah subjek secara acak. Jumlah anggotanya sebanyak 144 orang yang terdiri atas pengusaha makanan sebanyak 106 orang, pengusaha minuman 28 orang dan pengusaha kerajinan sebanyak 10 orang. Jumlah populasi 144 orang, di ambil 50 % lalu dibagi dengan jumlah proporsi yang sama kemudian diambil secara acak tanpa pandang bulu yakni yang dijadikan sampel sebanyak 72 orang. Dengan demikian masing-masing sampel untuk jenis pengusaha harus diproporsionalkan sesuai dengan jumlah populasi. Jadi jumlah sampel untuk Pengusaha makanan sebanyak 53 orang, pengusaha minuman 14 orang dan pengusaha kerajinan 5 orang. ii Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini ditemukan bahwa eksistensi ASPARI dalam melakukan pembinaan terhadap pengusaha UKM ini telah berjalan sejak lama. ASPARI bekerja sama dengan pihak terkait dalam melakukan pembinaan ini, mulai dari melaksanakan pelatihan-pelatihan, peminjaman modal serta Mengisi stand-stand bazar tempat menjajakan produk yang dihasilkan oleh pengusaha UKM yang merupakan anggota dari ASPARI ketika ada acara-acara besar di provinsi Riau, Pekanbaru khususnya. Implementasi dari pembinaan yang dilakukan oleh Asosiasi Industri Pangan Riau (ASPARI) memang sudah diterapkan. Dilihat dari Pembinaan yang dilakukan oleh ASPARI ini telah memberikan dampak yang baik pada usaha yang dijalankan oleh para anggotanya yang mana telah dapat meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan Usaha Kecil Menengah. ASPARI juga dibina oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) sehingga segala kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan syariat islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 18 Dec 2016 13:28
Last Modified: 18 Dec 2016 13:28
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9865

Actions (login required)

View Item View Item