KONSEP DAN PENERAPAN BAI’ AL-ISTISHNA’PADA USAHA PAKAN IKAN PATIN DI KELURAHAN AIR TIRIS MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Deni Rahmatillah, (2013) KONSEP DAN PENERAPAN BAI’ AL-ISTISHNA’PADA USAHA PAKAN IKAN PATIN DI KELURAHAN AIR TIRIS MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201351EI.pdf

Download (541kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “KONSEP DAN PENERAPAN BAI’ AL- ISTISHNA’ PADA USAHA PAKAN IKAN PATIN DI KELURAHAN AIR TIRIS MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM”. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, Penulis melakukan penelitian di Kelurahan Air Tiris Kecamatan Kampar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan Islam terhadap penerapan Bai’ Al-Istishna’ pada usaha pakan ikan patin di Kelurahan Air Tiris, permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya keterlambatan pembayaran hutang pembelian pakan oleh peternak ikan patin terhadap penjual pakan, serta adanya ketidaksesuaian / kenaikan harga yang ditetapkan oleh pihak penjual pakan, berbeda dengan yang disepakati pada awal perjanjian. Metode yang penulis gunakan dalam pengumpulan data yaitu : Observasi, Wawancara, serta kajian pustaka yangt diambil dari buku-buku penunjang yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah peternak ikan patin yang berjumlah 118 orang, serta pihak penjual pakan berjumlah 8 orang, karena keterbatasan waktu penulis mengambil 20 % peternak ikan sebagai sampel yaitu 24 orang, serta penjual pakan berjumlah 8 orang. Jadi metode yang penulis gunakan adalah random sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bergerak dibidang budidaya ikan patin, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah konsep dan penerapan bai’ al-istishna’ pada usaha pakan ikan patin di Kelurahan Air Tiris. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan, penulis mengambil kesimpulan, bahwa dalam proses penjualan pakan ikan patin di Kelurahan Air Tiris masih terdapat beberapa permasalahan diakibatkan karena tidak ditapatinya perjanjian yang sepakati pada awal akad. Kemudian tentang hukum keterlambatan pembayaran hutang oleh peternak hukumnya tergantung sebab-sebab yang dialami oleh peternak, jika keterlambatan disebabkan karena ketidakmampuan peternak maka hukumnya dimaafkan, dan hendaklah pihak penjual pakan memberi tangguh sampai peternak ikan patin mampu, namun jika sebab keterlambatan dikarenakan alasan yang sengaja dibuat- buat, maka pihak pemberi hutang berhak mengadukan dan memenjarakannya, hukum jual belinya sah tapi terlarang, karena salah satu syarat dalam jual beli tidak terpenuhi. Selanjutnya, adanya kenaikan harga yang ditetapkan oleh pihak penjual pakan hukum jual belinya juga sah tapi terlarang, karena salah satu syarat dalam jual beli juga tidak terpenuhi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ms Mutiara Jannati
Date Deposited: 15 Dec 2016 05:07
Last Modified: 15 Dec 2016 05:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9757

Actions (login required)

View Item View Item