NIKAH LIAR DAN DAMPAKNYA DI RANTAU PANJANG, KELANTAN, DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

Adibah Bt Yusof, (2012) NIKAH LIAR DAN DAMPAKNYA DI RANTAU PANJANG, KELANTAN, DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012194AH.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Adibah Bt Yusof @ Abdullah Saari (2012). NIKAH LIAR DAN DAMPAKNYA: SATU KAJIAN DI RANTAUPANJANG, KELANTAN. Skripsi. Jurusan Ahwal Syahksiah. Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau, Pekanbaru. Idealnya sebuah perkawinan hendaknya diawali dengan sesuatu yang Islami, tidak dicampuri oleh apapun yang dapat mengurangi nuansa Islami dalam perkawinan. Istilah 'kawin liar' merujuk kepada pernikahan alternatif yang dijalani oleh pasangan dalam keadaan mereka meliarkan diri dari pada prosedur biasa Mahkamah Syariah. Karena ketentuan perkawinan dalam Islam telah dibahas secara rinci mulai dari pengertian, cara pertunangan, pemberianmahar, wali, proses perkawinan, perkawinan yang diharamkan dan lain sebagainya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1. Apakah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kawin liar di Rantau Panjang? 2. Apakah dampak perkawinan liar terhadap kehidupan keluarga dan masyarakat di Rantau Panjang? dan 3. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik perkawinan liar di Rantau Panjang? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan terjun langsung ke masyarakat dan penelitian terhadap kasus mahkamah sehingga diperoleh data yang jelas. Teknik pengumpulan data yang bersifat wawancara bebas terpimpin, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan normatif, yakni dengan realiti yang terjadi dalam masyarakat, apakah ketentuan masyarakat tersebut sesuai atau tidak dalam pandangan hukum Islam. Berdasarkan hasil analisis hukum Islam terhadap data hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa tradisi kawin liar yang berlaku adalah tidak sesuai dengan ketentuan hukum Islam karena di dalam al-Qur’an dan Hadis tidak ada dalil atau anjuran satupun yang menghalalkan kawin liar dengan kata lain akibat yang timbul atau dampak kawin liar sangat bertentangan dengan perintah dan larangan Allah SWT. Bagaimanapun terdapat juga kalangan ulama yang mengatakan bahwa kawin liar sah disisi Islam. Apa yang menjadi halangan adalah undang-undang civil yang ditentukan oleh kerajaan. Namun begitu hasil dari nikah liar ini bisa mengundang efek yang negative seperti nikah liar ini dapat merusak rumah tangga yang utuh setelah sekian lama ia dibina atas dasar kasih sayang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang ingin disampaikan agar masyarakat jangan menjadikan kawin liar ini sebagai budaya. Dan juga control dari masyarakat sangat diperlukan agar tidak terjadi penyelewengan oleh pihak-pihak tertentu terkait dengan kawin liar ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 07:20
Last Modified: 09 Dec 2016 07:20
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9606

Actions (login required)

View Item View Item