ANALISA TERHADAP PELAKSANAAN CERAI GUGAT DI MAHKAMAH RENDAH SYARIAH KOTA BHARU MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Siti Hajar Binti Mohammad, (2012) ANALISA TERHADAP PELAKSANAAN CERAI GUGAT DI MAHKAMAH RENDAH SYARIAH KOTA BHARU MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012193AH.pdf

Download (698kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan analisa terhadap proses pelaksanaan cerai gugat di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu berdasarkan data tahun 2008 menurut hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahwa suatu pernikahan dianggap zalim apabila mendatangkan kebahagian kepada satu pihak dan yang lain menderita. Karena kekuatan talak di tangan suami, maka adil adanya cerai gugat yang memihak kepada istri mendapatkan haknya melalui hakim untuk membubarkan perkawinan melalui cerai gugat di Mahkamah, apabila istri tersebut mendapat perlakuan zalim dari pihak suami. Berdasarkan observasi penulis, bahwa pada masyarakat Islam Kota Bharu terdapat kasus cerai gugat di Mahkamah Syariah. Hal ini terjadi karena beberapa faktor. Berdasarkan laporan statistik tahun 2008 (Januari-Desember 2008), kasus cerai gugat yang terdaftar sebanyak 14 kasus, dan hanya 8 (delapan) kasus saja yang diputuskan. Sedangkan 5 (lima) kasus dibatalkan dan 1 (satu) ditarik kembali. Kasus yang dibatalkan dan yang ditarik ini, disebabkan oleh tidak terpenuhinya syarat-syarat yang telah ditetapkan Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam 2002 Seksyen 53. Dan tidak semua kasus tersebut diputuskan melalui proses peradilan. Kajian ini penulis fokuskan pada faktor-faktor penyebab cerai gugat dan perlaksanaannya pada Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu berdasarkan data-data tahun 2008, kemudian penulis analisis menurut hukum Islam. Dengan rumusan masalah. Pertama, bagaimana faktor penyebab cerai gugat di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu, Kelantan. Kedua, bagaimana proses perlaksanaannya dan ketiga, bagaimana tinjauan hukum Islam. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research yang dilakukan pada Mahkamah Rendah Syariah Di Kota Bharu, Negeri Kelantan, Malaysia. Subjek adalah pihak-pihak perkara cerai gugat; istri, suami, dan termasuk Hakim, Penolong Pendaftar dan pegawai di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu. Sedangakan objeknya adalah faktor-faktor penyebab cerai gugat dan proses pelaksanaan putusan cerai gugat pada Mahkamah tersebut. Adapun populasi 28 orang atau 14 kasus dalam tahun 2008 dan para hakim dan pegawai yang bekerja di Mahkamah Rendah Syariah Kota Bharu sebanyak 12 orang. Dengan sampel sebanyak 15 orang yang terdiri dari 3 (tiga) kasus saja atau tiga pasang yang terdiri dari 6 orang suami atau istri, 3 orang hakim, 1 orang Penolong Pendaftar dan 4 orang pegawai dengan teknik purposive sampling. Sedangkan metode pengumpulan datanya adalah wawancara, dan dokumentasi. Dan setelah data dikumpulkan dengan lengkap, maka penulis menganalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. dengan menggunakan teknik penulisan; deduktif, induktif, dan Metode Deskriptif. Hasil penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor dan proses pelaksanaan cerai gugat sesuai dengan Hukum Islam. Karena proses pelaksanaan ini dilakukan dengan seadil-adilnya dalam suasana tenang dan mematuhi aturan-aturan Hukum Syarak agar keadilan dapat ditegakkan kepada semua pihak, baik kepada Penggugat dan Tergugat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 07:16
Last Modified: 09 Dec 2016 07:16
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9605

Actions (login required)

View Item View Item