PENETAPAN AWAL RAMADHAN OLEH PENGANUT TAREKAT NAKSABANDI DITINJAU MENURUT ILMU FALAK “Studi Kasus di Jorong Lareh nan Panjang Kenagarian Atar Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat ”

November, (2012) PENETAPAN AWAL RAMADHAN OLEH PENGANUT TAREKAT NAKSABANDI DITINJAU MENURUT ILMU FALAK “Studi Kasus di Jorong Lareh nan Panjang Kenagarian Atar Kecamatan Padang Ganting Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat ”. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012172AH.pdf

Download (468kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “Penetapan Awal Ramadhan Oleh Penganut Tarekat Naqsabandiyah Ditinjau Menurut Ilmu Falak (Studi Kasus di Jorong Lareh nan Panjang Kenagaraian Padang Gantiang Kecamatan Atar Kabupaten Tanah Datar)”. Oleh karena, dalam penetapan awal Ramadhan, Tarekat Naqsabandiyah selalu berbeda 1 Ramadhannnya dari perhitungan hisab dan rukyat yang dilakukan pemerintah. Artinya mereka terkadang berpuasa lebih cepat atau sebaliknya lebih lambat dari ketetapan pemerintah. Dalam penetapan tanggal awal Ramadhan oleh Tarekat Naqsabandiyah juga berdasarkan tata cara yang sesuai dengan keyakinan dan ajaran yang mereka pahami. Padahal dalam Islam diwajibkan untuk mematuhi ulil amri (pemerintah) selama tidak menyimpang dari al-Quran dan Sunnah Rasul. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana metode penetapan awal Ramadhan oleh penganut Tarekat Naqsabandi dan tinjauan ilmu falak terhadap metode Yang mereka pakai dalam menentukan awal Ramadhan di Jorong Lareh nan Panjang Kenagaraian Padang Gantiang Kecamatan Atar Kabupaten Tanah Datar Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode penetapan awal Ramadhan oleh penganut Tarekat Naqsabandiyah di Jorong Lareh nan Panjang Kenagaraian Padang Gantiang Kecamatan Atar Kabupaten Tanah Datar. Metode Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian lapangan (field research) melalui pendekatan deskriptif dengan menggambarkan keadaan objek penelitian sebagaimana adanya. Penelitian ini juga bersifat kepustakaan (library research) yaitu dengan mengkaji sejumlah literatur yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa bila ditinjau menurut ilmu falak, maka pada tata cara pelaksanaan penetapan awal Ramadhan Tarekat Naqsabandiyah di Jorong Lareh nan Panjang Kenagaraian Padang Gantiang Kecamatan Atar Kabupaten Tanah Datar terdapat beberapa kelemahan: pertama, dalam penetapan awal Ramadhan, Tarekat Naqsabandiyah cenderung menyandarkan pendapatnya kepada perkiraan-perkiraan, seperti memperkirakan tanggal 8 Sya’ban (menurut mereka) dengan cara melihat besarnya bentuk bulan. Kedua, Tarekat Naqsabandiyah memeliki kecenderungan untuk tidak memperoleh data yang kuat dan kurang sistematis, karena mereka tidak menggunakan alat-alat tertentu sebagai penunjang keakuratan hasil penetapannya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.53 Puasa
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 07:12
Last Modified: 09 Dec 2016 07:12
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9602

Actions (login required)

View Item View Item