SANKSI HUKUM TERHADAP KESALAHAN MATRIMONI DI MAHKAMAH SYARIAH WILAYAH PERSEKUTUAN KUALA LUMPUR (STUDI KASUS MENGANIAYA ISTRI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG KELUARGA ISLAM 1984)

Heni Sarifatul Hasanah, (2012) SANKSI HUKUM TERHADAP KESALAHAN MATRIMONI DI MAHKAMAH SYARIAH WILAYAH PERSEKUTUAN KUALA LUMPUR (STUDI KASUS MENGANIAYA ISTRI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG KELUARGA ISLAM 1984). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012133AH.pdf

Download (890kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “SANKSI HUKUM KESALAHAN MATRIMONI DI MAHKAMAH SYARIAH WILAYAH PERSEKUTUAN KUALA LUMPUR (STUDI KASUS MENGANIAYA ISTRI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG KELUARGA ISLAM 1984) Penelitian ini dilaksanakan sebagai syarat memperoleh gelar Sarjana Hukum Islam (SHI) tempat di mana penulis menimba ilmu pengetahuan di Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum UIN SUSKA Riau. Adapun yang menjadi latar belakang dalam skripsi ini adalah adanya tindak kekerasan menganiaya isteri di Mahkamah Syariah wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, yang bertentangan dengan Seksyen 127 Akta Undang-Undang Keluarga Islam 1984, penelitian ini untuk menguraikan analisis kasus-kasus kesalahan Matrimoni menganiaya isteri di Mahkamah. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana bentuk-bentuk kesalahan matrimony, bagaiamana sanksi hukum terhadap kesalahan matrimony tersebut, dan bagaimana tinjauan AUKI Wilayah Persekutuan 1984 menurut perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang dilakukan di Mahkamah Syariah Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur. Adapun populasinya ada 218 kasus, penulis mengambil sampel sebanyak 10% yaitu 21 kasus. Sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data primer Yaitu data yang diambil dari responden melalui informasi dari hasil wawancara mendalam, dan sumber data sekunder yaitu data pendukung yang diperoleh dari berbagai analisis dokumen, bukubuku yang berkaitan dengan penelitian ini, dan observasi yaitu melihat dan meninjau langsung ke Mahkamah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja bentuk-bentuk kesalahan matrimony, apa saja sanksi hukum terhadap kesalahan matrimony dan untuk melihat sejauh mana keberkesanan diberlakukannya sanksi hukum bagi yang melanggarnya berdasarkan AUKI 1984 dalam kasus tersebut. Setelah data terkumpul penulis melakuakn analisa datadengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, dan digambarkan dengan teknik penulisan deduktif, dan deskriptif. Didapati hasil daripada penelitian ini adalah bentuk-bentuk kesalahan matrimony yaitu : kesalahan suami, kesalahan istri, dan kesalahan bersama. Bentuk kesalahan suami menganiaya istri adalah kekerasan fisik, kekerasan non fisik, kekerasan seksual, dan kekerasan ekonomi. Banyaknya kasus cerai fasakh yang di sebabkan oleh kesalahan matrimony ini terus berlaku di Mahkamah Syariah Wilayah Persekutuan KL. Peneliti juga menyimpulkan banyaknya kasus cerai Fasakh yang di daftarkan di Mahkamah Syariah Wilayah Persekutuan, Mahkamah Juga selain mengabulkan permohonan fasakh tersebut si pelaku di sabitkan juga sanksi hukum terhadap kesalahan ini menurut AUKI WP 1984 adalah denda tidak melebihi Rm1,000 dan penjara tidak melebihi 6 bulan atau kedua-duanya sekali, adapun tinjauan hukum islam terhadap sanksi ini sejalan dengan hukum islam, namun sanksi yang dikenakan ini kurang efektif dan tidak memberikan efek jera terhadap masyarakat yang lain, seharusnya sanksi yang diberikan ditambahkan lagi hukumannya agar memberikan pengajajaran bagi sipelaku dan masyarakat lain khususnya masyarakat Kuala Lumpur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 07:01
Last Modified: 09 Dec 2016 07:01
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9597

Actions (login required)

View Item View Item