ANALISA TERHADAP PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG LAKI-LAKI YANG MENIKAHI PEREMPUAN DALAM MASA IDDAH

Erny Yusnita, (2012) ANALISA TERHADAP PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG LAKI-LAKI YANG MENIKAHI PEREMPUAN DALAM MASA IDDAH. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012115AH.pdf

Download (652kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Analisa Terhadap Pendapat Imam Malik Tentang Laki-Laki Yang Menikahi Perempuan Dalam Masa Iddah”. Ini ditulis berdasarkan latar belakang pemikiran ulama, bahwa para ulama sama-sama mengakui tentang haramnya menikah dalam masa iddah. Namun, mereka berbeda pendapat tentang laki-laki yang terlanjur menikahi perempuan dalam masa iddah, dan hukuman terhadap laki-laki dan perempuan yang terlanjur menikah dalam masa iddah. Dengan demikian dalam skripsi ini penulis menelusuri dan menganalisa bagaimana pendapat Imam Malik tentang laki-laki yang menikahi perempuan dalam masa iddah dan metode istinbath hukum Imam Malik dalam memecahkan masalah laki-laki yang menikahi perempuan dalam masa iddah. Adapun tujuan dari penelitian ini penulis maksudkan adalah untuk mengetahui pendapat Imam Malik tentang laki-laki yang menikahi perempuan dalam masa iddah dan metode istinbath hukum Imam Malik dalam memecahkan masalah laki-laki yang menikahi perempuan dalam masa iddah. Penelitian ini adalah penelitian studi tokoh. Penelitian ini termasuk penelitian jenis kepustakaan (library research) dengan menggunakan kitab Al- Muwaththa’,dan Al-Muntaqa’ fi Syarhil Muwaththa’ sebagai rujukan primernya. Maka data tersebut akan penulis bahas dengan menggunakan metode sebagai berikut: deduktif yaitu pengkajian kaidah-kaidah umum, kemudian dianalisa, dan diperoleh kesimpulan secara khusus. Induktif yaitu memaparkan data-data yang yang bersifat khusus, untuk selanjutnya dianalisa dan disimpulkan menjadi data yang bersifat umum. Deskriftif Kualitatif yaitu penulis juga memberikan gambaran secara umum dan sistematis, faktual dan akurat tentang iddah dengan meneliti dan membahas data yang ada. Dan Conten analisis yaitu analisa secara ilmiyah tentang isi dari sebuah pesan suatu komunikasi, metode ini penulis gunakan untuk menganalisis data yang telah disajikan dan akhirnya mendapat suatu kesimpulan. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah, Imam Malik memandang laki-laki yang menikahi perempuan dalam masa iddah terdapat dua ketentuan hukum yaitu, haram dan haram untuk selama-lamanya. Hal tersebut menjadi haram (haram sementara waktu) apabila laki-laki itu belum menggauli perempuan tersebut dan mereka masih boleh bersatu kembali apabila telah selesai masa iddah-nya. Sementara haram untuk selama-lamanya apabila laki-laki itu telah menggaulinya. Alasan Imam Malik karena adanya dua akad yang cacat dan melanggar hak suami terdahulu. Sedangkan metode istinbath yang digunakan Imam Malik dalam memecahkan masalah laki-laki yang menikahi perempuan dalam masa iddah tersebut adalah berdasarkan Ijma’ ahl Madinah dari qaul shahabi. Dengan memperhatikan pendapat dan metode yang digunakan Imam Malik di atas, Ijma’ ahl-Madinah dari qaul shahabi yang digunakan Imam Malik dalam memecahkan masalah tersebut bisa dijadikan hujjah, amalan perbuatan Madinah yang langsung hidup bersama Rasulullah Saw yang berkelanjutan sampai masa Imam Malik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 06:53
Last Modified: 09 Dec 2016 06:53
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9593

Actions (login required)

View Item View Item