PENGGUNAAN ORGEN TUNGGAL DALAM PESTA PERKAWINAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP MORAL REMAJA DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Mengkirau Kecamatan Merbau)

Supriyanti, (2012) PENGGUNAAN ORGEN TUNGGAL DALAM PESTA PERKAWINAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP MORAL REMAJA DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Mengkirau Kecamatan Merbau). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201285AH.pdf

Download (515kB) | Preview

Abstract

Moral merupakan kajian yang membahas tentang tingkah laku atau tindakan manusia yang memiliki nilai-nilai luhur yang dari baik buruknya tindakan tersebut. Akan tetapi moral ini bersumberkan dan berpedoman kepada bimbingan dan petunjuk Allah SWT dalam al-Qur’an dan Hadits. Kedua dasar itulah yang menjadi landasan dan sumber ajaran Islam secara keseluruhan sebagai pola hidup dan menetapkan mana yang baik dan mana buruk. Adapun penyimpangan moral yang sering terjadi dalam kehidupan bermasyarakat bukanlah suatu keadaan yang berdiri sendiri, namun ditimbulkan karena adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, salah satunya yaitu faktor hiburan yang mana dalam penelitian ini difokuskan kepada hiburan orgen tunggal. Adapun permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana penggunaan orgen tunggal dalam pesta perkawinan, bagaimana pengaruh yang ditimbulkan dari orgen tunggal terhadap moral remaja serta bagaimana tinjauan hukum Islam tentang penggunaan orgen tunggal dalam pesta perkawinan dan pengaruhnya terhadap moral remaja di desa Mengkirau Kecamatan Merbau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan orgen tunggal dalam pesta perkawinan, pengaruh yang ditimbulkan dari orgen tunggal terhadap moral remaja serta tinjauan hukum Islam terhadap penggunaan orgen tunggal dalam pesta perkawinan dan pengaruhnya terhadap moral remaja di desa Mengkirau Kecamatan Merbau. Penelitian ini bersifat lapangan, dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan angket. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terlibat dalam hiburan orgen tunggal di desa Mengkirau Kecamatan Merbau, sedangkan objeknya yaitu penggunaan orgen tunggal dalam pesta perkawinan dan pengaruhnya terhadap moral remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat desa Mengkirau Kecamaran Merbau yang berjumlah 533 kk, sedangkan yang menjadi sampelnya adalah 45 responden dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Setelah data terkumpul, maka penulis menganalisa data dengan metode analisa data kualitatif, sedangkan metode yang yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, induktif dan deduktif. Adapun hasil dari penelitian di lapangan bahwa penggunaan hiburan orgen tunggal dalam perkawinan di desa Mengkirau Kecamatan Merbau yang berlangsung dari siang sampai malam, baik dalam segi musik dan makna lagu yang dibawakan tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam serta busananya yang minim sehingga menampakkan auratnya, sedangkan pesertanya adalah dari berbagai kalangan terutama para anak muda. Adapun pengaruh positifnya yaitu menyalurkan bakat, semangat gotong royong serta obat dari kejenuhan. Sedangkan pengaruh yang negatif yaitu berdua-duaan tanpa muhrim, membuat kericuhan, perkelahian, minum-minuman keras, bercampur baur antara laki-laki dan perempuan tanpa batas. Pandangan hukum Islam tentang pengaruh hiburan orgen tunggal terhadap moral remaja adalah haram, karena dampak moral yang ditimbulkan tersebut bertentangan dengan syari’at Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 03:35
Last Modified: 09 Dec 2016 03:35
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9584

Actions (login required)

View Item View Item