POLA PERKAWINAN CLUB BERPOLIGAMI GLOBAL IKHWAN DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU)

Naimullah, (2012) POLA PERKAWINAN CLUB BERPOLIGAMI GLOBAL IKHWAN DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201250AS.pdf

Download (370kB) | Preview

Abstract

Judul Skripsi: (POLA PERKAWINAN CLUB BERPOLIGAMI GLOBAL IKHWAN DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM (STUDI KASUS DI KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU) Penelitian ini mengungkapkan pola poligami yang dilakukan club poligami ikhwan global Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, permasalahan yang dikaji adalah apa alasan atau dasar pertimbangan bagi club poligami ikhwan global dalam melakukan perkawinan poligami, kemudian apa dampak perkawinan poligami bagi kehidupan keluraga, serta bagaimana sudut pandang hukum Islam dalam melihat praktek perkawinan poligami serta analisis dari penulis. Penelitian ini adalah jenis penelitian hukum yang bersifat lapangan, metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis, adapun sumber yang dipakai adalah data primer dan data sekunder, dalam teknik pengumpulan data digunakan observasi, wawancara dan angket lalu kemudian dianalisa datanya dengan deskriftif, deduktif dan induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya praktek poligami yang dilakukan oleh club poligami ikhwan global adalah dikarenakan dominannya oleh faktor tuntutan agama di samping factor lain yang membolehkan laki-laki untuk beristeri lebih dari seorang, sebagaimana tercantum dalam ayat suci al-Quran surat an-Nisa, ayat 3). surat al-Nisa’ ayat 3 yang menjelaskan bahwa laki-laki boleh memiliki isteri sampai empat orang, nampaknya menjadi ayat yang melegalisasi praktek perkawinan poligami yang dilakukan oleh club poligami Ikhwan global, yang menjadi menarik lagi adalah ayat ini selalu disosialisasikan pada pengajian-pengajian atau majelis ta’lim yang biasa didatangi ibu-ibu. Hal ini berpengaruh pada persepsi dan penerimaan mereka terhadap perkawinan poligami. Praktek poligami yang dilakukan oleh club poligami ikhwan global, ternyata perkawinan poligaminya dilakukan dengan perkawinan tidak tercatat, alias perkawinan liar, tata cara pernikahan mereka dilakukan dengan dipimpin langsung oleh ketua mereka. alasan mereka melakukan pernikahan seperti ini sudah barang tentu untuk memudahkan mereka dalam tata cara pernikahanya. Dilihat dari dampak perkawinan poligami yang dipraktekkan oleh club poligami ikhwan global berdampak negatif kepada anak-anaknya, di mana anakanak mereka mengalami tekanan dan beban psikologis, di samping itu praktek poligami ini juga menyebabkan isteri tidak mempunyai kekuatan hukum untuk mendapatkan haknya menerima waris dari harta yang ditinggalkan suami. Dilihat dari segi hukum Islam, praktek poligami yang dilakukan oleh club poligami ikhwan global secara normative adalah sah dan legal, tetapi kalau dilihat dari aspek lainnya, misalnya aspek dari tujuan perkawinan itu sendiri, sudah barang tentu tidak tercapai apa yang menjadi tujuan perkawianan itu sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.577 Perkawinan Menurut Islam, Pernikahan Menurut Islam, Munakahat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 03:29
Last Modified: 09 Dec 2016 03:29
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9581

Actions (login required)

View Item View Item