PENGGUNAAN DAGING QURBAN UNTUK WALIMATUL ‘URUSY DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau)

Hamsah (2012) PENGGUNAAN DAGING QURBAN UNTUK WALIMATUL ‘URUSY DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201235AH.pdf

Download (581kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: PENGGUNAAN DAGING QURBAN UNTUK WALIMATUL ‘URUSY DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau), merupakan studi kasus di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Adapun permasalahan dari penelitian ini adalah apa yang melatar belakangi mereka menggunakan daging qurban untuk walimatul ‘urusy, bagaimana sebenarnya tata cara penggunaan daging qurban untuk walimatul ‘urusy dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap penggunaan daging qurban untuk walimatul ‘urusy di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang penggunaan daging qurban untuk walimatul ‘urusy, untuk mengetahui bagaimana tata cara penggunaan daging qurban untuk walimatul ‘urusy, dan untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap penggunaan daging qurban untuk walimatul ‘urusy di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir Riau. Penelitian ini bersifat lapangan, maka dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi, wawancara dan angket. Sebagai data primer yaitu data yang diperoleh dari responden dan data sekunder yaitu data-data yang diperoleh dari aparat pemerintah setempat ditambah dengan buku-buku yang berhubungan dengan pembahasan penelitian ini. Setelah data terkumpul, maka penulis menganalisis data dengan metode analisis data kualitatif, sedangkan metode yang yang digunakan adalah metode deduktif, induktif dan deskriptif analitik Adapun hasil dari penelitian ini adalah penggunaan daging qurban untuk walimatul ‘urusy dilakukan dengan cara memasak sebagian daging qurban untuk dihidangkan di saat walimatul ‘urusy. Mereka yang menggunakan daging qurban untuk walimatul ‘urusy tersebut telah lebih dulu membagikan sepertiga daging qurbannya kepada fakir miskin, kemudian sepertiganya lagi dihadiahkan atau disedekahkan kepada karib kerabat dan sepertiga sisanya yang menjadi milik peserta qurban tersebutlah yang kemudian digunakan untuk dimasak dan dihidangkan dalam acara walimatul ‘urusy. Adapun pandangan hukum terhadap hal tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan dianggap sah, karena daging yang digunakan dalam acara walimatul ‘urusy bukanlah daging yang seharusnya diberikan kepada fakir miskin, melainkan bagian daging yang telah menjadi hak mereka yang berqurban.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.56 Etika Moral Islam dalam Hal Tertentu
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 03:19
Last Modified: 09 Dec 2016 03:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9577

Actions (login required)

View Item View Item