PERSEPSI DOSEN SYARIAH UIN SUSKA TERHADAP ZAKAT PENGHASILAN DI TINJAU MENURUT FATWA MUI NO.3 TAHUN 2003

Agus Setia Budi, (2012) PERSEPSI DOSEN SYARIAH UIN SUSKA TERHADAP ZAKAT PENGHASILAN DI TINJAU MENURUT FATWA MUI NO.3 TAHUN 2003. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201210AS.pdf

Download (456kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “Persepsi Dosen Syari’ah UIN Suska Terhadap Zakat Penghasilan Ditinjau Menurut Fatwa MUI No. 3 Tahun 2003 ”. Adapun penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh beberapa sumber yang sangat dipercaya menjelaskan bahwa di UIN khususnya dosen fakultas Syari’ah sebenarnya sudah melakukan hal ini, tetapi belum ada tangapan dengan usulan bahwa setiap PNS di Lingkungan UIN diwajibkan mengeluarkan zakat profesinya. Jadi sebagian dari dosen membayarkan zakatnya secara personal (sendiri-sendiri), sedangkan yang lainnya tidak melakukan pembayaran zakat karena belum ada peraturan katanya. Padahal kalaulah kita lihat sebenarnya hasil dari PNS ini sudah mewajibkan untuk membayar zakatnya. Seperti kita ketahui sampai saat ini belum adanya Unit Pengumpulan Zakat (PNS) di UIN Suska maupun di fakultas Syari’ah sendiri. Dalam penulisan skripsi ini, penulis mengangkat beberapa pokok permasalahan, yakni persepsi Dosen Syariah tentang zakat penghasilan, Bagaimanakah persepsi Dosen Syariah Terhadap zakat Penghasilan ditinjau menurut Fatwa MUI No.3 Tahun 2003. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang berlokasi di Kampus UIN Suska Riau. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara, kuisioner/ angket dan study pustaka. Sebagai data primer yang diperoleh dari kuesioner dan juga hasil wawancara dengan dosen syari’ah di UIN suska. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari perpustakaan dengan cara memperhatikan dan mengkaji buku-buku yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Setelah data tersebut diperoleh, lalu dianalisa dengan menggunakan teknik deskriptif analitik. Sedangkan yang menjadi populasi dalam penelitian ini berjumlah 78 orang, karena jumlah populasinya cukup banyak, maka penulis mengambil 40 orang untuk dijadikan sampel. Dari uraian-uraian yang disajikan dan dari berbagai tinjauan, maka penulis mengambil kesimpulan bahwa persepsi pegawai negeri sipil terhadap zakat penghasilan tergolong cukup baik, hal ini dapat dibuktikan dari wawancara dan angket yang telah disebarkan di kantor fakultas syariah maupun dengan dosen yang tidak berkantor di fakultas syariah dan dapat dilihat dalam bab empat. Akan tetapi zakat penghasilan ini belum di optimalkan dengan baik.. Sedangkan zakat penghasilan menurut Fatwa MUI No.3 tahun 2003 bahwa dengan dilaksanakannya zakat penghasilan ini. Akan menimbulkan kemaslahatan pada masyarakat disekitarnya, karena, harta yang mereka miliki tidak beredar dikalangan tertentu saja. Dan tentunya zakat penghasilan ini dikeluarkan setelah mencapai nisab dari hasil bersih dan bukan dari hasil kotor atau bruto.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.5 Etika Islam, Praktik Keagamaan > 297.54 Zakat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah)
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 09 Dec 2016 02:30
Last Modified: 09 Dec 2016 02:30
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9570

Actions (login required)

View Item View Item