ETOS KERJA PENGANUT TAREKAT NAQSYABANDIYAH DESA SEMUKUT KECAMATAN PULAU MERBAU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

M. Ainul Asyhuri, (2012) ETOS KERJA PENGANUT TAREKAT NAQSYABANDIYAH DESA SEMUKUT KECAMATAN PULAU MERBAU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201229AF.pdf

Download (603kB) | Preview

Abstract

Tarekat Naqsyabandiyah tumbuh dan berkembang karena di bawa oleh penganut tarekat itu sendiri, mulai dari Syeikh Bahaudin Naqsyabandi orang pertama yang mendirikan ajaran tarekat Naqsyabandiyah pada abad ke 6 dan ketujuh hijriah. Karena beliau pendiri tarekat ini maka nama tarekat Naqsyabandiyah diambil dari nama pendirinya Naqsyabandi (mengukir,ukiran). Ajaran tarekat ini sampai ke berbagai negara antara lain : Mekah, Arab Saudi, Mesir, Afrika, Hindia, Indonesia termasuk Riau. Di Riau ajaran taarekat Naqsyabandiyah terdapat di berbagai kabupaten, yakni Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kampar, Siak, Rohul dan Rohil. Ajaran tarekat Naqsyabandiyah memang banyak di minati oleh kalangan masyarakat bawah, ajaran tarekat Naqsyabandiyah masuk di desa Semukut di bawa oleh Syeikh Imam Afandi (wafat 1959) pada tahun 1939. Pengaruh tarekat Naqsyabandiyah di desa Semukut dalam peningkatan Etos Kerja begitu terasa di kalangan para penganutnya, hal ini yang menjadi rumusan masalah dengan cara melihat bagaimana etos Kerja penganut tarekat Naqsyabandiyah dan faktor apa yang mempengaruhinya? Ajaran dalam tarekat Naqsyabandiyah merupakan salah satu bentuk ritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sehingga dapat menghindari diri dari perbuatan dosa, menghindari perbuatan dosa bukan berarti harus melakukan ibadah semata tentu juga harus di barengi dengan bekerja, disamping melakukan aktifitas, sabar terhadap kesulitan, tawakkal, ridha, dan hati senantiasa tetap mengingat Allah dengan kalimah zikir di hati, bekerja sangat di anjurkan dalam Islam karna dengan bekerja manusia dapat memenuhi kebutuhan hidup ekonomi rumah tangga. Di sebabkan kerja dengan niat yang benar merupakan ibadah. Hasil temuan penelitian di lapangan dalam bentuk teknik Deskriptif Analitik melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi diperoleh bahwa penganut tarekat Naqsyabandiyah desa Semukut Kecamatan Pulau Merbau memiliki Etos Keja yang baik. Pemingkatan Etos Kerja ini dipengaruhi oleh ajaran-ajaran tarekat Naqsyabandiyah seperti zuhud terhadap perkara duniawi yang tidak memberi manfaat atau terhadap pekerjaan yang sia-sia, sabar terhadap kesulitan apapun. Tawakal dan ridha dengan segala keadaan, mereka para penganut tarekat Naqsyabandiyah juga memiliki pola pikir yang sangat bagus, hal ini tidak terlepas dari pendidikan sekolah yang mereka dapatkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah
Depositing User: eva sartika
Date Deposited: 08 Dec 2016 08:07
Last Modified: 08 Dec 2016 08:07
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9552

Actions (login required)

View Item View Item