ANALISIS KEBIJAKAN KONVERSI MINYAK TANAH KE LPG (LIQUEFIED PETROLIUM GAS) DI DESA BUATAN BARU KECAMATAN KERINCI KANAN KABUPATEN SIAK DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Zuniarti, (2012) ANALISIS KEBIJAKAN KONVERSI MINYAK TANAH KE LPG (LIQUEFIED PETROLIUM GAS) DI DESA BUATAN BARU KECAMATAN KERINCI KANAN KABUPATEN SIAK DITINJAU MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_201310EI.pdf

Download (511kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul: “Analisis Kebijakan Konversi Minyak Tanah Ke LPG (Liquefied Petrolium Gas) Di Desa Buatan Baru Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Ditinjau Menurut Perspektif Ekonomi Islam”. Konversi minyak tanah ke LPG merupakan kebijakan yang telah lama dicanangkan oleh pemerintah. Namun pada kenyataannya kebijakan itu hingga saat ini belum sepenuhnya berhasil. Masih banyak warga masyarakat yang masih bertahan dengan minyak tanah sekalipun LPG sudah disosialisasikan oleh pemerintah setempat. Desa Buatan Baru Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak merupakan salah satu dari sekian banyak desa yang masyarakatnya ada yang telah berkonversi namun juga tidak sedikit yang masih bertahan menggunakan minyak tanah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan masyarakat Desa Buatan Baru terhadap kebijakan konversi minyak tanah ke LPG, bagaimana upaya pemerintah terkait sosialisasi konversi tersebut, serta bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap kebijakan konversi minyak tanah ke LPG. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field riset) yang berlokasi di Desa Buatan Baru Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak. Adapun yang menjadi populasi dan sampel adalah warga desa Buatan Baru yang berjumlah 520 kepala keluarga dan diambil sampel sebanyk 10% menggunakan teknik random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 52 orang, serta perangkat desa yang diambil 5 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa pemahaman masyarakat Desa Buatan Baru terhadap konversi minyak tanah ke LPG sudah baik. Kebijakan ini juga berdampak positif bagi kehidupan masyarakat, karena bisa menghemat pengeluaran dan kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah karena penggunaan LPG lebih efektif dan lebih mudah ditemui saat ini. Akan tetapi masyarakat masih merasa takut dan khawatir apabila terjadi ledakan tabung gas. Upaya pemerintah dalam hal sosialisasi konversi minyak tanah ke LPG juga telah dilakukan, namun masih belum maksimal karena masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami arti penting konversi dan belum memahami cara pemakaian LPG dan cara penanggulangan apabila terjadi resiko. Dengan demikian masih diperlukan adanya sosialisasi lanjutan. Tinjauan ekonomi Islam terhadap kebijakan konversi minyak tanah ke LPG tidak bertentangan dan telah sesuai dengan kaidah hukum Islam, karena kebijakan ini bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat dan menghemat APBN, selain itu kebijakan ini berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Akan tetapi dari segi sosialisasinya masih belum maksimal sesuai dengan prinsip Islam yang meliputi kejujuran, transparansi, responsif terhadap aspirasi rakyat dan suri tauladan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 07 Dec 2016 06:40
Last Modified: 07 Dec 2016 06:40
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9457

Actions (login required)

View Item View Item