TINJAUAN EKONOMI ISLAM TERHADAP PENGELOLAAN BARANG BEKAS ( STUDI KASUS KELURAHAN HARJOSARI KECAMATAN SUKAJADI PEKANBARU )

Asrori Qudrota Khalqo, (2012) TINJAUAN EKONOMI ISLAM TERHADAP PENGELOLAAN BARANG BEKAS ( STUDI KASUS KELURAHAN HARJOSARI KECAMATAN SUKAJADI PEKANBARU ). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012241EI.pdf

Download (496kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul “TINJAUAN EKONOMI ISLAM TERHADAP PENGELOLAAN BARANG BEKAS (STUDI KASUS KELURAHAN HARJOSARI KECAMATAN SUKAJADI PEKANBARU)”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebagian besar masyarakat di kelurahan ini melakukan kegiatan pengelolaan barang bekas, salah satunya dalam pembuatan kerajinan bunga dari plastik bekas yang dipilih. Kegiatan ini akan membawa pengaruh yang bagus di kelurahan ini. Dalam penelitian ini penulis mengangkat permasalahan mengenai Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Pengelolaan Barang Bekas (Studi Kasus Kelurahan Harjosari Kecamatan Sukajadi Pekanbaru), bahwa kegiatan barang bekas yang terjadi di kelurahan ini sebagian masyarakatnya kurang mengelolanya, sehingga bagaimana masyarakat itu mengelola barang bekasnya sendiri untuk menjadi efektif dan efisien? Sejauh mana pengaruh pengelolaan barang bekas terhadap perekonomian masyarakat? Dan bagaimana tinjauan ekonomi Islam tentang pengelolaan barang bekas dalam meningkatkan perekonomian masyarakat?. Dari beberapa masalah diatas bahwa tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana masyarakat itu mengelola barang bekasnya sendiri untuk menjadi efektif dan efisien, untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pengelolaan barang bekas terhadap ekonomi mereka sendiri dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan ekonomi Islam tentang pengelolaan barang bekas dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Adapun yang menjadi subjek dan populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kelurahan Harjosari yang pekerjaan tetap dan pekerjaan sampingannya mengelola barang bekas berjumlah 3.115 jiwa, dikarenakan banyaknya populasi pada penelitian ini dan karena keterbatasan waktu dan tempat, maka penulis mengambil sampel sebanyak 100 orang atau sebesar 3,1 % dari populasi dengan menggunakan Random Sampling. Lokasi penelitian ini adalah di kelurahan Harjosari kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Lokasi ini diambil karena penulis ingin menganalisis dan membuat karya ilmiah tentang pengelolaan barang bekas yang setiap waktu semakin bertambah dalam pelaksanaanya yang dilakukan oleh masyarakat di kelurahan Harjosari kecamatan Sukajadi Pekanbaru. Di dalam pengumpulan data penulis melakukan dengan cara angket, observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Metode penulisan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Analisis yaitu dengan cara mengemukakan data data yang diperlukan apa adanya, lalu dianalisis, sehingga dapat disusun menurut kebutuhan yang diperlukan dalam penelitian ini. Sedangkan metode analisis data, penulis menggunakan Analisa Kualitatif yaitu analisa dengan cara mengklasifikasikan data-data berdasarkan kategori-kategori atas dasar persamaan jenis dari data-data yang ada. Setelah mengadakan penelitian dengan mengumpulkan data serta menganalisa data-data yang dibutuhkan, dapat disimpulkan bahwa didalam pengelolaan barang bekas, masyarakat bisa membuat beberapa usaha kerajinan dan ketrampilan serta kreatifitas dan inovasi yang terbuat dari barang bekas, yang dapat membantu perekonomian keluarga mereka dalam bentuk usaha, seperti dari segi ekonomi yaitu ingin mendapatkan uang dan juga ingin mempunyai pengalaman yang baru dari hasil kreasi dan inovasi yang mereka buat. Dari segi sosial seperti : memberikan barang-barang bekas yang tidak mereka pakai lagi diantaranya pakaian, tas, sepatu dan lain-lainnya kepada orang yang membutuhkan dan dari segi lingkungan yang berdampak akan terjadi kenyamanan pada lingkungan. Ketiga segi tersebut mempunyai dampak yang sangat berpengaruh terhadap pengelolaan barang bekas menjadi efektif dan efisien. Namun tantanganya, tidak seluruh masyarakat yang mau mengelola barang bekasnya menjadi efektif dan efisien. Dan pihak kelurahan tidak terlalu aktif dalam mengadakan kegiatan perlombaan kreatifitas dan inovasi tentang barang bekas. Bila di tinjau dari ekonomi Islam, pengelolaan barang bekas yang dilakukan dengan prinsip-prinsip Syari’ah akan bermanfaat bagi masyarakat. Seperti : tolong-menolong, saling berbagi, dan tidak ada kecurangan dalam bertransaksi dikarenakan harga yang mereka jual tidak dari harga pasar atau harga yang telah ditentukan yaitu dengan sistem jual beli suka sama suka (saling ridho). Kerja sama merupakan prinsip saling percaya yang akan membuat suatu usaha atau pekerjaan pengelolaan barang bekas itu menjadi berkembang dan berkah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 07 Dec 2016 04:14
Last Modified: 07 Dec 2016 04:14
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9413

Actions (login required)

View Item View Item