Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI TANAH TARUKO DI DESA LUBUK HIJAU KECAMATAN RAO UTARA KABUPATEN PASAMAN

USMAN, - (2026) TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI TANAH TARUKO DI DESA LUBUK HIJAU KECAMATAN RAO UTARA KABUPATEN PASAMAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
ilovepdf_merged (2)_removed - usmanda risky.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
ilovepdf_merged (2)-68-84 - usmanda risky.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (377kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
IMG - usmanda risky.pdf - Published Version

Download (594kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik jual beli tanah taruko yang dilakukan tanpa kejelasan objek akad, khususnya terkait batas dan ukuran tanah yang diperjualbelikan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak, terutama pembeli, karena objek transaksi tidak sepenuhnya dapat diketahui secara pasti pada saat akad berlangsung. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik jual beli tanah taruko yang terjadi di masyarakat serta bagaimana tinjauan fiqh muamalah terhadap praktik jual beli tanah taruko tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari penjual dan pembeli tanah taruko, dengan jumlah informan sebanyak 8 orang, yaitu 2 orang tokoh adat, 2 orang penjual dan 2 orang pembeli serta 2 orang Masyarakat. Sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan deduktif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli tanah taruko telah memenuhi rukun jual beli, yaitu adanya penjual dan pembeli, adanya objek yang diperjualbelikan, serta adanya sighat akad berupa ijab dan qabul. Namun demikian, ditinjau dari keabsahan akad menurut fiqh muamalah, praktik jual beli tersebut masih mengandung unsur gharar akibat ketidakjelasan objek akad, khususnya ketidaksesuaian ukuran tanah taruko di dalam dokumen jual beli dengan kondisi faktual di lapangan. Oleh karena itu, meskipun jual beli tanah taruko pada prinsipnya diperbolehkan dalam Islam, praktik yang mengandung unsur gharar tersebut bertentangan dengan ketentuan fiqh muamalah. Kata Kunci: Praktik, Jual Beli, Fiqh Muamalah"

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorMuhammad Nurwahid, -2001017102muhammad.nurwahid@uin-suska.ac.id
Thesis advisorHaniah Lubis, -2107118301haniah.lubis@uin-suska.ac.id
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.14 Ilmu Fiqh, Fiqih, Fikih
200 Agama > 297.27 Islam dan Ilmu-Ilmu Sosial
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 13 May 2026 06:41
Last Modified: 19 May 2026 05:37
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93612

Actions (login required)

View Item View Item