MAYZA NINGSI, - (2026) MANAJEMEN ASET PUBLIK MUSEUM SANG NILA UTAMA OLEH DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI RIAU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB V MAYZA NINGSI - mayza ningsi.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
SKRIPSI BAB V MAYZA NINGSI - mayza ningsi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SURAT SIMPAN KARYA - mayza ningsi.pdf - Published Version Download (385kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen aset Museum Sang Nila Utama yang dikelola oleh Dnias Kebudayaan Provinsi Riau. Museum Sang Nila Utama berfungsi sebagai pusat pelestarian warisan budaya melayu Riau serta sebagai objek wisata edukatif. Pengelolaan aset museum secara efektif menjadi krusial guna memastikan museum sebagai sarana publik yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan total jumlah informan sebanyak 5 orang, 3 orang informan kunci yang dianggap paling mengetahui dan terlibat lanngsung dalam manajemen aset Museum Sang Nila Utama dan 2 orang informan pendukung yang berasal dari pengunjung museum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengguanakan teori manajemen aset Dyah Kusumastuti & Aceng Gima Sugiama dengan memilih beberapa indikator yang dianggap sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen aset pada Museum Sang Nila Utama yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Riau masih belum berjalan secara optimal. Dari kelima indikator yang diteliti ditemukan empat indukator yang masih mengalami kendala dalam pengoperasiannya. Indikator tersebut terdiri atas perencanaan kebutuhan aset, inventarisasi aset, pengoperasian aset, dan pemeliharaan aset. sedangkan indikator legal audit aset dapat dikatakan telah terlaksana sebagaimana mestinya. Adapun yang menjadi penghambat manajemen aset pada Museum Sang Nila Utama antara lain dengan adanya keterbatasan anggaran yang dialokasikan dalam pengelolaan museum, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta kurangnya sumber daya manusia dengan kompetensi khusus terutama dibidang konservasi. Kondisi ini menyebebkan ketidak optimalan pelaksanaan museum sebagai lembaga pelestarian budaya, edukasi, dan rekreasi. Kata Kunci:Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Manajemen Aset, Museum Sang Nila Utama, Pelestarian Budaya Melayu
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 11 May 2026 04:13 | ||||||||
| Last Modified: | 11 May 2026 04:13 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93583 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
