Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

TOLERANSI BERAGAMA : TINJAUAN HISTORIS KEPEMIMPINAN MUHAMMAD AL FATIH PENAKLUK KONSTANTINOPEL TAHUN 1453

RAHMA WAHYUNI, - (2026) TOLERANSI BERAGAMA : TINJAUAN HISTORIS KEPEMIMPINAN MUHAMMAD AL FATIH PENAKLUK KONSTANTINOPEL TAHUN 1453. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - Rahma Wahyuni.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Rahma Wahyuni.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIKASI - Rahma Wahyuni.pdf - Published Version

Download (420kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Rahma Wahyuni (2026): Toleransi Beragama : Tinjauan Historis Kepemimpinan Muhammad Al-Fatih Penakluk Konstantinopel Tahun 1453 Toleransi beragama yang ditunjukkan oleh Muhammad Al-Fatih, sang penakluk Konstantinopel pada tahun 1453. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya memahami proses penaklukan kota tersebut serta sikap dan kebijakan Muhammad Al-Fatih dalam menghadapi keragaman agama di wilayah yang berhasil ia kuasai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang proses penaklukan Konstantinopel dan mengidentifikasi berbagai bentuk toleransi beragama yang diterapkan oleh Muhammad Al-Fatih, sebagaimana dijelaskan dalam literatur sejarah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa buku-buku yang membahas Muhammad Al-Fatih, tentang Muhammad Al-Fatih sebagai penakluk Konstantinopel pada tahun 1453. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menggambarkan sikap toleransi beragama yang diterapkan oleh Muhammad Al-Fatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk toleransi beragama Muhammad Al-Fatih tercermin dalam kebijakan penghormatan terhadap kebebasan beragama, pemberian hak beribadah kepada pemeluk agama lain, perekrutan pasukan dari berbagai agama, jaminan kebebasan beragama, pemberian hak sipil kepada non-Muslim, penghentian penindasan yang sebelumnya terjadi, pengangkatan Patriark Kristen Ortodok, serta penerapan sistem millet. Berdasarkan yang digambarkan dan dijelaskan secara jelas didalam literatur-literatur yang relevan dan sumber data primer, dapat disimpulkan bahwa Muhammad Al-Fatih adalah seorang pemimpin yang memiliki pandangan toleransi yang kuat, menghormati perbedaan keyakinan, dan mampu menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat yang beragam. Kata Kunci: Toleransi Beragama, Muhammad Al-Fatih, konstantinopel

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorABD. GHOFUR, -2013067001ghofur06@yahoo.com
Thesis advisorKHAIRIAH, -2016017302khairiah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Studi Agama-Agama
Depositing User: Ayu - Apriliani
Date Deposited: 06 May 2026 06:55
Last Modified: 06 May 2026 06:55
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93554

Actions (login required)

View Item View Item