AULIA RAHMAN RAMLI, - (2026) PENERAPAN SANKSI TERHADAP NARAPIDANA YANG MELANGGAR TATA TERTIB DI RUTAN PEKANBARU BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA NOMOR 6 TAHUN 2013 TENTANG TATA TERTIB LEMBAGA PEMASYARAKATAN DAN RUMAH TAHANAN NEGARA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - Aulia Rahman.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - Aulia Rahman.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
SERAH TERIMA - Aulia Rahman.pdf - Published Version Download (395kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Aulia Rahman Ramli, (2026): Penerapan Sanksi Terhadap Narapidana Yang Melanggar Tata Tertib Di Rutan Pekanbaru Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Nomor 6 tahun 2013 Tentang Tata Tertib Pemasyarakatan Dan Rumah Tahanan Negara Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi terhadap narapidana yang melanggar tata tertib serta kendala dalam pelaksanaannya di Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 6 Tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi disiplin terhadap narapidana yang melanggar tata tertib serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum sosiologis dengan pendekatan efektivitas hukum. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pihak Rutan Kelas I Pekanbaru, serta studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan petugas Rutan dan studi dokumentasi terhadap peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan tata tertib dan sanksi disiplin, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sanksi telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, meliputi sanksi ringan, sedang, dan berat, namun belum berjalan efektif dan belum memberikan efek jera, yang ditandai dengan masih terjadinya pelanggaran tata tertib seperti penggunaan handphone ilegal, penyelundupan narkotika, konsumsi minuman keras, serta konflik antar narapidana yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan jumlah petugas, kondisi overkapasitas, serta rendahnya kesadaran narapidana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan sanksi belum efektif dalam mencapai tujuan pemidanaan, sehingga diperlukan peningkatan pengawasan, penegakan sanksi yang lebih tegas, serta pembinaan yang lebih optimal. Kesimpulanya Penerapan sanksi terhadap narapidana yang melanggar tata tertib di Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru belum berjalan efektif dalam mencapai tujuan pemidanaan, khususnya dalam memberikan efek jera dan menciptakan ketertiban, karena masih tingginya pelanggaran serta adanya kendala seperti overkapasitas, keterbatasan petugas, dan rendahnya kesadaran narapidana. Kata Kunci: Sanksi, Narapidana, Tata Tertib, Rumah tahanan Negara, Permenkumhan Nomor 6 Tahun 2013.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 340 Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Rina Amelia - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 05 May 2026 04:43 | ||||||||||||
| Last Modified: | 05 May 2026 04:43 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93532 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
