FITNO HIDAYAT, - (2026) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PEMBERIAN UPAH DALAM BENTUK SEMBAKO OLEH PEMILIK SAWAH KEPADA PEKERJA PENANAM PADI (Studi Kasus di Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
1 revisi TANPA BAB 4 FITNO_compressed - fitno hidayat.pdf - Published Version Download (1MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
2 revisi BAB 4 HASIL_compressed (1) - fitno hidayat.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (437kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
CamScanner 21-04-2026 13.28 - fitno hidayat.pdf - Published Version Download (491kB) | Preview |
Abstract
"Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh penetapan pemberian upah dalam bentuk sembako oleh pemilik sawah kepada pekerja penanam padi di Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir. Ketidakjelasan dalam akad antara pemilik lahan dan buruh tani, terutama terkait dengan jenis, jumlah, dan waktu pemberian upah, dapat menimbulkan unsur gharar (ketidakpastian) yang dilarang dalam Islam. Nilai sembako yang diberikan sebagai upah seringkali tidak setara dengan upah yang seharusnya diterima berdasarkan standar kerja yang dilakukan, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan eksploitasi terhadap buruh tani. Adapun tujuan penelitin ini adalah pertama, mengetahui bagaimana pemberian upah dalam bentuk sembako oleh pemilik sawah kepada pekerja penanam padi. Kedua, bagaimana pandangan Hukum Ekonomi Syariah pada pemberian upah dalam bentuk sembako oleh pemilik sawah kepada pekerja penanam padi. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang berlokasi di Desa Kotabaru Seberida Kecamataan Keritang dengan populasi dan sampel berjumlah 7 orang, yang terdiri dari 3 pemilik padi dan 7 buruh penanam padi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data primer yang didapatkan dari subjek penelitian yakni pemilik sawah dan buruh padi sedangkan sumber data sekunder yang didapatkan dari al-Qur’an, kitab dan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, pemberian upah mengupah ini yang penulis lakukan sistem upah untuk menanam padi yang dibayar dengan sembako berupa (Telur, beras, gula, dan minyak goreng) dinilai mengandung unsur gharar karena tidak adanya kepastian upah sejak awal akad. Di Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang, sistem upah sembako pengganti upah juga menimbulkan ketidakjelasan pada jumlah upah yang diterima oleh buruh. Pada pelaksanaan dahulu. Kedua, pandangan Hukum Ekonomi Syariah pada pemberian upah dalam bentuk sembako oleh pemilik sawah kepada pekerja penanam padi. Dimana kejadian dilapangan ataupun mekanisme pengupahan yang terjadi di Desa Kotabaru Seberida Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir, sudah sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Kata Kunci: upah, sembako, buruh, sawah, Hukum Ekonomi Syariah"
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ms. Hidayani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 04:43 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Apr 2026 04:43 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93486 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
