PERANAN INDUSTRI TAHU DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KECAMATAN PAYUNG SEKAKI ( TAHUN 2006-2010 ) MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

Nurhayati, (2012) PERANAN INDUSTRI TAHU DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KECAMATAN PAYUNG SEKAKI ( TAHUN 2006-2010 ) MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_2012145EI.pdf

Download (501kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini berjudul ” Peranan Industri Tahu dalam Penyerapan Tenaga Kerja Di Kecamatan Payung Sekaki (Tahun 2006-2010) Menurut Perspektif Ekonomi Islam”. Pengembangan industri ini berarti membuka lapangan kerja dan ini berarti mengurangi pengangguran. Dalam pandangan konsep ekonomi kebijakan yang ditetapkan pemerintah diusahakan untuk membina seluas-luasnya lapangan pekerjaan, industri demi industri dikembangkan baik itu dari pemerintah maupun dari pihak swasta guna menyerap tenaga kerja yang ada dan secara tidak langsung dapat mengurangi pengangguran. Bertambah banyaknya lapangan kerja yang tersedia merupakan keuntungan bagi masyarakat memasuki pasar kerja. Penyerapan tenaga kerja yang dilakukan oleh pemilik industri tahu adalah salah satu untuk mengurangi pengangguran yang ada di Kecamatan Patung Sekaki dan kebijaksanaan dalam meningkatkan produksi, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) untuk mengetahui bagaimana peranan industri Tahu dalam penyerapan tenaga kerja di kecamatan Payung Sekaki. Adapun menjadi permasalahan yaitu: (a). Bagaimana peranan industri Tahu dalam penyerapan tenaga kerja di Kecamatan Payung Sekaki (b). Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat industri tahu dalam penyerapan tenaga kerja?. (c). Bagaimana penyerapan tenaga kerja pada industri Tahu menurut perspektif ekonomi Islam. Dan penelitian ini dilakukan di Payung Sekaki. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peranan industri tahu terhadap penyerapan tenaga kerja di Kecamatan Payung Sekaki, untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat industri tahu dalam penyerapan tenaga kerja. dan untuk mengetahui penyerapan tenaga kerja pada industri tahu menurut perspektif ekonomi Islam. Sumber data diperoleh dari data primer dan skunder, dan teknik dalam pengumpulan data dengan cara wawancara, Metode yang digunakan dalam menganalisa data adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa penyerapan tenaga kerja di Kecamatan Payung Sekaki setiap tahunnya semakin meningkat, rata-rata perkembangan penyerapan tenaga kerja pertahun pada industri tahu adalah sekitar 100 orang, jumlah ini sangat membantu dalam mengurangi pengangguran yang ada di Kota Pekanbaru terutama di Daerah Kecamatan Payung Sekaki, adapun faktor pendukung yaitu: produk tahu digemari oleh mayoritas penduduk di Kota Pekanbaru, kemudahan pada penyeleksian calon tenaga kerja, dan faktor penghambatnya yaitu: keterbatasan bahan baku, persaingan sesama pengusaha industri tahu, dan jumlah modal yang kecil dalam produksi sehingga tenaga kerja yang dibutuhkan juga sedikit, didalam Agama Islam membantu dan saling tolong menolong sangatlah dianjurkan dan bias menjadi wajib apabila disekitar kita ada yang sangat memerlukan bantuan dari kita dalam hak kebaikan,dengan keberadaan industri Tahu ini telah menyerap tenaga kerja dan hal ini telah ikut andil dalam mengurangi pengangguran. dari segi perspektif ekonomi Islam penyerapan tenaga kerja pada industri tahu sudah sesuai dengan syari’at Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 06 Dec 2016 06:19
Last Modified: 06 Dec 2016 06:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9341

Actions (login required)

View Item View Item