RAJA ADHITIA MOLLI, - (2026) PENGARUH PENCAMPURAN ZAT ADITIF UNTUK MENURUNKAN RESISTANSI PENTANAHAN DENGAN KONFIGURASI SQUARE (Studi Kasus : Transformator Distribusi PN-732 PT.PLN(Persero) ULP Panam). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI FULL BAB 1-5 KECUALI BAB 4 oke - akun ujicoba2.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN - akun ujicoba2.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
Surat Pernyataan Kepentingan Akademis-2 - akun ujicoba2.pdf - Published Version Download (329kB) | Preview |
Abstract
PENGARUH PENCAMPURAN ZAT ADITIF UNTUK MENURUNKAN RESISTANSI PENTANAHAN DENGAN KONFIGURASI SQUARE (Studi Kasus : Transformator Distribusi PN-732 PT.PLN(Persero) ULP Panam) RAJA ADHITIA MOLLI 12250514683 Tanggal Sidang : 05 Maret 2026 Program Studi Teknik Elektro Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jl. Soebrantas KM 15 No. 155 Pekanbaru ABSTRAK Dalam sistem kelistrikan, proteksi merupakan hal yang penting untuk menjaga keandalan dan keselamatan transformator distribusi. Transformator PN-732 PT. PLN (Persero) ULP Panam memiliki nilai resistansi pentanahan sebesar 779 Ω dan nilai resistivitas sebesar 926,52 Ωm dengan kategori jenis tanah kering. Nilai tersebut melebihi standar PUIL 2000 nilai resistansi sebesar ≤ 5Ω atau mendekati 0 yang mana jika tidak ada tindak lanjut akan mengakibatkan kerusakan pada sistem dan peralatan serta membahayakan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan batang elektroda yang dikonfigurasikan secara square dan penambahan zat aditif berupa arang dan garam ke tanah terhadap resistansi pentanahan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode tiga titik dan perlakuan pada tanah (soil treatment). Resistansi batang elektroda square menghasil nilai sebesar 198,6 Ω pada kondisi basah dan 321,8 Ω pada kondisi kering, nilai ini menunjukan penurunan sebesar 74,5% dan 58,6% dari nilai resistansi awal. Setelah melakukan soil treatment nilai resistansi menurun secara signifikan sebesar 60 Ω pada kondisi basah dan 112,6 Ω pada kondisi kering dengan penurunan persentase sebesar 92,2% dan 85,5% dari nilai resistansi awal. Kata kunci : Sistem Pentanahan, Resistansi, Konfigurasi Square, Soil Treatment, PUIL 2000.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Teknik Elektro | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 07:56 | ||||||||
| Last Modified: | 20 Apr 2026 02:42 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93356 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
