PUTRI DWI NURAINI, - (2026) POLA KOMUNIKASI ORANG TUA TUNGGAL (SINGLE PARENT) DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI KELURAHAN MAHARATU KECAMATAN MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
GABUNGAN KECUALI BAB HASIL - putri dwi nuraini.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB HASIL - putri dwi nuraini.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (629kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SERAH TERIMA - putri dwi nuraini.pdf - Published Version Download (353kB) | Preview |
Abstract
Pola komunikasi yang di terapkan oleh orang tua tunggal memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian anak. Setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga cara orang tua tunggal berkomunikasi akan memengaruhi sikap, perilaku, serta arah perkembangan kepribadian anak. Kondisi orang tua tunggal yang menjalankan peran ganda turut memengaruhi pola komunikasi yang dibangun dalam kehidupan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi orang tua tunggal dalam membentuk kepribadian anak di Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Infroman penelitian terdiri dari lima orang tua yang berstatus sebagai orang tua tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua tunggal menerapkan pola komunikasi yang beragam, yaitu pola komunikasi membebaskan (permissive), otoriter (authoritarian) dan demokratis (authoritative). Pola komunikasi membebaskan ditandai dengan pemberian kebebasan kepada anak yang disertai arahan secara bertahap sehingga mendorong kemandirian. Pola komunikasi otoriter ditunjukkan melalui komunikasi yang tegas seperti perintah dan larangan sehingga anak cenderung bersikap pendiam. Sementara itu, pola komunikasi demokratis ditandai dengan adanya keterbukaan dan kesepakatan bersama antara orang tua dan anak, sehingga kepribadian anak berkembang lebih terarah. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun memiliki peran ganda, orang tua tunggal tetap memiliki peran penting dalam pembentukan kepribadian anak melalui pola komunikasi yang di terapkan. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Orang Tua Tunggal, Kepribadian Anak"
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 100 Filsafat dan Psikologi > 170 Etika dan Filsafat Moral > 173 Etika Hubungan Keluarga | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 01:57 | ||||||||
| Last Modified: | 04 Mar 2026 03:07 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
