AYU FEBRIANI, - (2026) PERAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KENAKALAN SISWA PADA KELUARGA BROKEN HOME DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - AYU Febriani.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB HASIL - AYU Febriani.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
PERNYATAAN PUBLIKASI - AYU Febriani.pdf - Published Version Download (408kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Orang Tua Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa pada Keluarga Broken Home di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 1 orang guru Pendidikan Agama Islam, 3 orang tua,1 orang guru bimbingan konse.ling, dan 5 orang siswa de.ngan latar be.lakang ke.luarga b.roke.n home. di Sekolah Menengah Atas Ne.ge.ri 12 Pe.kanbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam mengatasi kenakalan siswa yang berasal dari keluarga broken home di SMAN 12 Pekanbaru. Peran tersebut dijalankan melalui fungsi sebagai pengasuh, panutan, pendorong, pengawas, teman, dan konselor dalam lingkungan keluarga. Orang tua berupaya memenuhi kebutuhan fisik dan emosional anak, memberikan perhatian serta dukungan moral agar anak terhindar dari perilaku menyimpang. Faktor pendukung utama dalam menjalankan peran tersebut adalah adanya komunikasi yang terbuka dan efektif antara orang tua dan anak, sehingga orang tua dapat memahami permasalahan anak dan memberikan solusi yang tepat. Selain itu, lingkungan keluarga yang harmonis dan stabil, meskipun berada dalam kondisi broken home, turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak. Meskipun terdapat keterbatasan dalam pengawasan anak secara penuh, orang tua tetap dapat menjalankan perannya dengan baik melalui komunikasi yang intens dan penuh tanggung jawab. Kata Kunci: Peran, Orang Tua, Mengatasi Kenakalan Siswa, Keluarga Broken Home"
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Tingkat Sekolah Lanjutan > 373.238 Sekolah Menengah Atas, SMA | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:09 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Feb 2026 01:02 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93304 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
