ADE ROSIDI NURISWAN, - (2026) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMENUHAN HAK NAFKAH KELUARGA SOPIR TRUK SAWIT DI DESA MULYA SUBUR KECAMATAN PANGKALAN LESUNG KABUPATEN PELALAWAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI ADE KECUALI BAB HASIL - Ade Nuriswan.pdf - Published Version Download (7MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI ADE BAB HASIL - Ade Nuriswan.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (852kB) |
||
|
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
Publikasi Ade - Ade Nuriswan.pdf - Published Version Download (397kB) | Preview |
Abstract
Pernikahan merupakan ketentuan hukum antara suami dan istri untuk menjalankan ibadah kepada Allah SWT. Pernikahan menimbulkan kewajiban nafkah bagi suami terhadap istri dan anaknya. Nafkah merupakan pemberian atau pengeluaran yang wajib dilakukan seseorang untuk mencukupi kebutuhan hidup orang-orang yang berada menjadi tanggung jawabnya. Seperti Sandang, pangan, papan, pendidikan anak serta biaya pengobatan. Tujuan peneliti dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemenuhan hak nafkah keluarga sopir truk sawit di desa Mulya Subur, serta mengetahui perspektif hukum islam dalam pemenuhan nafkah tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach), yang berlokasi di desa Mulya Subur Kecamatan Pangkalan Lesung Kabupaten Pelalawan. Populasi pada penelitian ini adalah 5 (Lima) suami sopir truk sawit, dan 5 (lima) istri sopir truk sawit di Desa Mulya Subur. Metode penelitian ini adalah Total Sampling yaitu jumlah sampel sama dengan populasi. Sampel pada penelitian ini adalah 5 (Lima) suami sopir truk sawit, dan 5 (lima) istri sopir truk sawit di Desa Mulya Subur. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Observasi, Wawancara, serta Dokumentasi. Hasil penelitian ini Menyimpulkan bahwa pemenuhan nafkah sopir truk sawit di desa mulya subur masih belum stabil atau belum terlaksana dengan baik. Adapun kendala atau faktor yang mempengaruhi pemenuhan nafkah seperti: Produktivitas sawit (TBS) menurun, Kerusakan Jalan, Biaya Operasional, perilaku konsumtif, Komunikasi dan diskusi keuangan yang kurang baik. Pandangan hukum islam dalam hal ini menyatakan bahwa jika suami sudah bekerja dan berupaya sebaik mungkin untuk memenuhi nafkah keluarga sesuai kemampuannya, maka suami tersebut tidak berdosa karena sudah menjalankan kewajibannya sebagai suami. Islam juga tidak melarang untuk seorang istri memilih aktivitas di luar rumah dengan bekerja. Tetapi hanya untuk membantu perekonomian keluarga bukan sebagai pengganti nafkah keluarga. Kata Kunci: Nafkah, Sopir Truk Sawit, Hukum Islam
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyah) | ||||||||||||
| Depositing User: | Ayu - Apriliani | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 08:08 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Jan 2026 08:08 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93289 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
