MUTASIR, - (2026) PRAKTEK PENGANGKATAN ANAK OLEH MASYARAKAT KAMPAR PERSPEKTIF PLURALISME HUKUM INDONESIA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
Disertasi Mutasir- Kecuali Bab IV - Al Mutasiri.pdf - Published Version Download (4MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
DISERTASI Mutasir- BAB 4 Only - Al Mutasiri.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
Publikasi Disertasi Mutasir - Al Mutasiri.pdf - Published Version Download (430kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Mutasir, 2026 :Praktek Pengangkatan Anak Oleh Masyarakat Kampar Perspektif Pluralisme Hukum Indonesia Praktik pengangkatan anak oleh masyarakat Kampar, jika dilihat secara keseluruhan maka akan ditemukan adanya usur yang menyalahi atauran yang di tetapkan oleh syari‟at seperti contoh adanya upaya menyembunyikan orang tua kandung, merubah nasab anak angkat ke orang tua angkat, adanya upaya menutupi orang tua kandung anak angkat dan sebagainya. Sebagian masyarakat Kampar yang melakukan pengangkatan anak tersebut terkesan lebih mengedepankan kebiasaan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat seperti mengangkat anak orang dengan tidak memberitahukan kepada khalayak ramai atau tidak melaporkan kepada dinas sosial atau melalui penetapan pengadilan agama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pelaksanaan pengangkatanan anak oleh masyarakat Kampar sekaligus sebagai rumusan masalah penelitian yang pertama, sedangkan rumusan masalah penelitian yang kedua menanyakan tentang alasan masyarakat Kampar melakukan pengangkatan anak, dan bagaimana tinjauan pluralisme hukum atas pengangkatan anak oleh masyarakat Kampar tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang didukung dengan data-data kepustakaan, dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Adapun sumber data penelitian ini adalah diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan deskriptif- analitik dengan pengambilan kesimpulan yang bersifat induktif dan terkadang deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek pengangkatan anak oleh masyarakat Kampar masih didasarkan kepada kebiasaan yang terjadi ditengah masyarakat sehingga ada beberapa bahgian praktek pengangkatan anak tersebut yang menyalahi aturan hukum Islam dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Dari data yang ditemukan terlihat juga bahwa praktek pengangkatan anak oleh masyarakat Kampar tidak berfokus kepada satau hukum yang berlaku atau sentralistik hukum, tetapi ada banyak hukum yang dipakai oleh masyarakat Kampar dalam pelaksanaannya atau yang lebih dikenal dengan pluralisme hukum yakni hukum Islam, negara, dan adat. Temuan ini sejalan dengan teori pluralisme hukum yang dicetuskan oleh John Griffiths menyatakan bahwa hukum merupakan fenomena sosial yang hidup dalam masyarakat dan tidak semata-mata bersumber dari negara. Dengan demikian, praktik pengangkatan anak di masyarakat Kampar memperlihatkan bahwa efektivitas hukum ditentukan oleh adanya penerimaan dan kepatuhan masyarakat, serta adanya harmonisasi antara hukum adat, hukum Islam, dan hukum negara menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban dan keadilan sosial Kata Kunci: Pengangkatan Anak Angkat, Kampar, Pluralisme Hukum Indonesia
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S3 > Hukum Keluarga | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr Eko Syahputra | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 02:45 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Jan 2026 02:45 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93236 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
