PUJI NUR AISYA, - (2026) HUKUM OLAHRAGA TINJU (Studi Komparatif Syaikh Ibrahim Al-Bajuri (W. 1276 H) dan Syaikh Abdul Aziz Bin Baz (W. 1420 H). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI PUJI NUR AISYAH - Puji Nur Aisyah.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - Puji Nur Aisyah.pdf Restricted to Repository staff only Download (934kB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIS - Puji Nur Aisyah.pdf Download (530kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Puji Nur Aisyah (2025): Hukum Olahraga Tinju (Studi Komparatif Syaikh Ibrahim Al-Bajuri (w. 1276 H) dan Syaikh Abdul Aziz bin Baz (w. 1420 H)) Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pandangan ulama mengenai hukum olahraga tinju dalam perspektif hukum Islam. Sebagai salah satu bentuk olahraga modern, tinju menampilkan dua sisi yang saling bertentangan, yaitu potensi kemaslahatan berupa peningkatan kebugaran fisik dan ketahanan mental, serta potensi kemudaratan berupa risiko cedera serius yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Perbedaan penelitian terhadap aspek maslahat dan mafsadat inilah yang melahirkan perbedaan pendapat di kalangan ulama, khususnya antara Syaikh Ibrahim al-Bajuri dan Syaikh Abdul Aziz bin Baz. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan pandangan Syaikh Ibrahim al-Bajuri dan Syaikh Abdul Aziz bin Baz mengenai hukum olahraga tinju, serta mengetahui dalil yang digunakan oleh kedua ulama tersebut dalam menetapkan hukum olahraga tinju. Penelitian ini merupakan penelitian hukum Islam normatif dengan metode kepustakaan (Library Research). Sumber data utamanya yaitu kitab Hasyiyah al- Bajuri „Ala Ibnu Qasim al-Ghazzi karya Syaikh Ibrahim al-Bajuri dan Fatwa- Fatwa Terkini karya Syaikh Abdul Aziz bin Baz. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif dan komparatif, yaitu dengan memaparkan pandangan serta dalil yang dikemukakan oleh masing-masing ulama, kemudian membandingkan pendapat mereka berdasarkan prinsip maqasid al-Syari‟ah, terutama dalam aspek perlindungan jiwa (hifz al-nafs). Hasil penelitian menyimpulkan: pertama, Syaikh Ibrahim al-Bajuri memandang hukum olahraga tinju bersifat kondisional, bergantung pada tujuan pelaksanaan dan tingkat kemudaratan yang ditimbulkan. Tinju dapat dibolehkan selama tidak bertujuan untuk menyakiti dan tetap menjaga keselamatan jiwa. Kedua: Syaikh Abdul Aziz bin Baz menetapkan hukum haram terhadap olahraga tinju karena dinilai mengandung unsur saling melukai yang bertentangan dengan prinsip perlindungan jiwa dalam Islam. Perbedaan pendapat ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dalam menimbang maslahat dan mafsadat. Berdasarkan analisis fiqih muqaran, pendapat Syaikh Ibrahim al-Bajuri dinilai lebih kontekstual karena mempertimbangkan tujuan, cara pelaksanaan, serta dampak praktik tinju tanpa mengabaikan prinsip dasar syariat Islam. Kata kunci: Olahraga, Tinju, Syaikh Ibrahim Al-Bajuri, Syaikh Abdul Aziz bin Baz.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Mazhab dan Hukum | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 01:14 | ||||||||||||
| Last Modified: | 30 Jan 2026 01:14 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93198 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
