MUHAMMAD ADRIKA WAHYU, - (2026) KORELASI KETERAMPILAN LITERASI DIGITAL DAN SELF REGULATED LEARNING DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMAS CENDANA MANDAU. Thesis thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
Tesis M. Adrika Wahyu REPOSITORY (TANPA BAB HASIL) - Muhammad Adrika wahyu.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
Tesis M. Adrika Wahyu REPOSITORY (BAB HASIL) - Muhammad Adrika wahyu.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
surat pernyataan serah karya - Muhammad Adrika wahyu.pdf - Published Version Download (300kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji korelasi antara Literasi Digital dan Self Regulated Learning (SRL) dengan Kemampuan Berpikir Kritis siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMAS Cendana Mandau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 92 siswa, dan sampel ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh sehingga diperoleh 92 responden. Instrumen penelitian terdiri dari angket untuk mengukur literasi digital dan self regulated learning, serta tes uraian ber-rubrik untuk mengukur kemampuan berpikir kritis. Instrumen dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai alpha cronbach masingmasing: literasi digital (0,901), self regulated learning (0,879), dan berpikir kritis (0,980). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi parsial dan regresi linear berganda melalui SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat korelasi signifikan antara Literasi Digital dan Kemampuan Berpikir Kritis siswa dengan nilai signifikansi 0,007 (< 0,05), (2) terdapat korelasi signifikan antara Self Regulated Learning dan Kemampuan Berpikir Kritis dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05), dan (3) secara simultan, Literasi Digital dan Self Regulated Learning berkorelasi signifikan dengan Kemampuan Berpikir Kritis, dibuktikan melalui hasil uji F sebesar 27,577 dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,383 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 38,3% terhadap kemampuan berpikir kritis, sementara 61,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa self regulated learning merupakan variabel yang lebih dominan dibandingkan literasi digital dalam mempengaruhi perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran PAI di era digital perlu mengintegrasikan penguatan literasi digital secara sistematis bersama strategi pembelajaran yang mendukung kemandirian belajar untuk membentuk kemampuan berpikir kritis yang lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Program Pascasarjana > S2 > Pendidikan Agama Islam | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 01:08 | ||||||||||||
| Last Modified: | 28 Jan 2026 01:21 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/93038 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
