PELAKSANAAN TRANSAKSI PEMINJAMAN UANG KEPADA RENTENIR DI DESA KARYA INDAH KECAMATAN TAPUNG MENURUT TINJAUAN EKONOMI ISLAM

Nurhidayati, (2012) PELAKSANAAN TRANSAKSI PEMINJAMAN UANG KEPADA RENTENIR DI DESA KARYA INDAH KECAMATAN TAPUNG MENURUT TINJAUAN EKONOMI ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2012_201255EI.pdf

Download (261kB) | Preview

Abstract

Transaksi peminjaman uang dengan rentenir ini adalah suatu proses dimana orang yang mempunyai modal bersedia meminjamkan uang kepada orang yang memerlukan modal dan harus ada tambahan biaya atau bunga atas pinjaman tersebut. Bunga dalam konsep Islam jelas dilarang karena termaasuk kedalam riba. Dari latar belakang tersebut diatas timbul pertanyaan yang perlu diadakan penelitian dan pembahasan. Masalah tersebut adalah tentang pelaksanakaan pinjaman dengan rentenir, tanggapan tentang transaksi tersebut, dan bagaimana tinjauan ekonomi Islam terhadap persoalan tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan observasi. Kemudian data-data diatas dianalisis dengan menggunakan teknik yang terkenal dengan metode pembahasan yaitu deskriptif analitik, deduktif, dan induktif , yaitu untuk mencari fakta dan gejala –gejala yang ada dilapangan. Dari data yang diperoleh baik dari angket, wawancara, maupun observasi, maka penulis menyimpulkan bahwa pelaksanaan peminjaman uanga dengan rentenir tidak bertentangan dengan syari’at Islam karena tidak mengandung unsur riba yang diharamkan yaitu tidak memberatkan, dan berlipat ganda walaupun dipergunakan untuk kebutuhan produktif. Selanjutnya masyarakat meminjam uang dengan rentenir adalah karena kebutuhan akan modal dagang, modal merupakan sesuatu yang vital dalam perdagangan, kekurangan akan mengakibatkan kesulitan. Oleh karena itu kebutuhan modal termaksuk ke dalam hajat dan hajat mengakibatkan boleh melakukan sesuatu yang sebelumnyadilarang karena terpaksa. Perekonomian dari transaksi ini kurang baik walaupun masyarakat menggunakan uang pinjaman untuk kebutuhan produktif tetapi tidak ada peningkatan dalam perekonomian keluarga semenjak meminjam kepada rentenir, dan sedikit kesulitan dalam pengembalian uang cicilan. Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa bahwa pelaksanaan peminjaman uang dengan rentenir di Desa Karya Indah bertentangan dengan syari’at Islam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.2 Teologi Islam, Aqaid dan Ilmu Kalam > 297.273 Islam dan Ilmu Ekonomi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 30 Nov 2016 02:32
Last Modified: 30 Nov 2016 02:32
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9296

Actions (login required)

View Item View Item