ARIS SYAFA`AT (2026) DILALAH ALMUTRAF DAN PERBUATAN MEREKA MENJADI SEBAB ATAS KEHANCURAN SUATU NEGRI DI DALAM AL QUR`AN : KAJIAN ANALISIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - ARIS SYAFAAT Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - ARIS SYAFAAT Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf Restricted to Repository staff only Download (783kB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
pubkliaksi - ARIS SYAFAAT Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf Download (85kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lafadz al-mutraf dalam Al-Qur’an dari perspektif dilālah lughawiyyah dan dilālah siyaqiyyah, serta menelaah karakteristik perilaku kaum mutrafin dan relevansinya dengan fenomena kerusakan sosial, moral, dan ekologis dalam konteks kekuasaan kontemporer. Secara lughawiyyah, lafadz mutraf berasal dari akar kata رَ َت فَ yang bermakna hidup dalam kemewahan dan kenikmatan yang berlebihan hingga nikmat tersebut menguasai dan membentuk perilaku manusia, sementara secara siyaqiyyah ia merujuk pada individu atau kelompok penguasa yang memiliki kekuasaan dan pengaruh sosial, namun menyalahgunakan otoritas melalui kesombongan, kezaliman, ketamakan, kefasikan, serta pengabaian amanah. Analisis terhadap delapan ayat yang memuat konsep itrāf/mutraf dalam Al-Qur’an, yaitu QS. Hūd [11]: 116, Al-Isrā’ [17]: 16, Al-Anbiyā’ [21]: 13, Al-Mu’minūn [23]: 33 dan 66, Az-Zukhruf [43]: 23, Saba’ [34]: 34, serta Al-Wāqi‘ah [56]: 45, menunjukkan bahwa kemewahan yang tidak disertai tanggung jawab moral dan etika kekuasaan secara konsisten berimplikasi pada lahirnya kerusakan sosial, dekadensi moral, dan kerusakan ekologis, di mana kaum mutrafin tampil sebagai aktor utama yang mendorong penyimpangan struktural dalam masyarakat hingga berujung pada kehancuran kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa perilaku mutraf tidak hanya berdampak pada individu, melainkan membentuk pola sosial dan ekologis yang destruktif akibat penyalahgunaan kekuasaan dan pengelolaan sumber daya yang eksploitatif, sehingga pemahaman terhadap tafsir al-mutraf menjadi penting sebagai landasan moral dan etis dalam membaca fenomena kekuasaan kontemporer serta sebagai acuan dalam mewujudkan tatanan sosial yang adil dan berkelanjutan. Kata Kunci : Dilalah, Karakteristik Mutraf dan Kehancuran
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 200 Agama > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 07:08 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 07:08 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92879 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
