DIVA ALIF IHSANDI (2026) PENAFSIRAN SURAH AL-NABA' AYAT 10 DAN 11 DALAM TAFSIR AL-MISBAH SERTA RELEVANSINYA TERHADAP POLA HIDUP MODERN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
BAB GABUNGAN - DIVA ALIF IHSANDI Ilmu Alquran dan Tafsir.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
BAB IV - DIVA ALIF IHSANDI Ilmu Alquran dan Tafsir.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
persetujuan publikasi alip - DIVA ALIF IHSANDI Ilmu Alquran dan Tafsir.pdf Download (149kB) | Preview |
Abstract
"Penelitian ini mengkaji penafsiran surah al-Naba` ayat 10 dan 11 dalam Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab serta relevansinya terhadap pola hidup manusia modern ditinjau dari perspektif sains. Ayat tersebut menyatakan bahwa malam dijadikan sebagai libāsan (pakaian) dan siang sebagai ma‘āshan (waktu mencari penghidupan). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pergeseran ritme hidup manusia modern yang cenderung mengabaikan keseimbangan antara waktu istirahat dan aktivitas, seperti gaya hidup begadang dan kurang tidur yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana M. Quraish Shihab menafsirkan surah al-Naba` ayat 10 dan 11 dalam Tafsir al-Misbah serta bagaimana relevansinya terhadap pola hidup modern ditinjau dari perspektif sains, khususnya ritme sirkadian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka (library research) dan analisis tafsir tematik yang dikombinasikan dengan pendekatan tafsīr ‘ilmī. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab menafsirkan malam sebagai waktu perlindungan dan ketenangan jiwa sebagaimana fungsi pakaian yang menutupi dan memberi kenyamanan, sementara siang merupakan waktu optimal untuk bekerja dan beraktivitas produktif. Pemaknaan ini sejalan dengan temuan sains modern, khususnya dalam kajian ritme sirkadian yang menunjukkan bahwa tubuh manusia memiliki sistem biologis yang bekerja secara alami untuk aktif di siang hari dan beristirahat di malam hari. Ketidaksesuaian terhadap ritme ini dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti insomnia, gangguan metabolisme, bahkan depresi. Dengan demikian, ayat ini tidak hanya mengandung pesan spiritual, tetapi juga menyimpan hikmah ilmiah yang aplikatif dalam kehidupan modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara tafsir al-Qur’an dan sains sebagai solusi terhadap krisis gaya hidup kontemporer, serta memperlihatkan bahwa al-Qur’an secara relevan memberi petunjuk dalam menjaga keseimbangan hidup manusia sepanjang zaman.. Kata Kunci: Surah al-Naba` ayat 10 dan 11, Tafsir al-Misbah, Quraish Shihab, tafsīr ʿilmī, pola hidup modern, ritme sirkadian."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 297 Islam > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:27 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:27 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92862 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
