Saptiani (2026) NILAI-NILAI AL-QUR’AN PADA TRADISI MERISIK DALAM PERNIKAHAN MASYARAKAT MELAYU Perspektif Tafsir Klasik Dan Kontemporer. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FULL BAB 1-5 KECUALI BAB 4 HASIL SAPTIANI - Septi Tia.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
File Hasil Penelitian (Bab IV) (9).pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
Surat Publikasi Asep (1) - Septi Tia.pdf Download (134kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Skripsii inii berjuduli “Nilai-Nilaii Al-Qur’an Pada Tradisii Merisiki Dalami Pernikahani Masyarakati Melayui Perspektifi Tafsiri Klasiki Dani Kontemporer”.i merisiki adalahi salahi satui tahapani yangi memilikii perani pentingi dalami rangkaiani adati pernikahani masyarakati Melayui yangi berperani sebagaii tahapi pengenalani awali antarai duai keluargai sebelumi menujui tahapi pertunangani dani pernikahan.i Meskipuni berakari darii budayai lokal,i praktiki inii mengandungi nilainilaii keagamaani yangi selarasi dengani ajarani Islam,i khususnya terkaitta adabi sosial,i kehati-hatian,i dani pembentukani rumahi tanggai yangi harmonis.i Penelitiani inii berfokusi untuki mengkajii ayat-ayati al-Qur’ani yangi berkaitani dengani nilainilaii tradisii merisiki sertai menganalisisnyai melaluii perspektifi parai mufasiri klasiki sepertii al-Ṭabari dani al-Qurṭubi,i sertai mufasiri kontemporeri sepertii Sayiydi Quthbi dani Buyai Hamka.i Metodei yangi digunakani dalami penelitiani inii adalahi penelitiani kepustakaani dengani pendekatani tafsiri tematiki (maudhu’i).i Penelitiani inii menelaahi konsep-konsepi Qur’anii sepertii ta‘āruf,i kafā’ahi (kesepadanani pasangan),i etikai kesopanan,i silaturahmi,i dani musyawarahi sebagaii nilaii dasari yangi terdapati dalami tradisii merisik.i Hasili darii penelitiani pemahamani bahwai tradisii merisiki tidaki hanyai sesuaii dengani prinsip-prinsipi Islam,i tetapii jugai menjadii saranai menjagai kehormatan,i mencegahi mudarat,i dani memperkuati hubungani kekeluargaan.i Tradisii inii terbuktii memilikii landasani normatifi dalami al-Qur’ani dani hadis,i sehinggai dapati dilestarikani sebagaii bagiani darii kearifani lokali yangi terintegrasii dengani nilai-nilaii keagamaan.i Penelitiani inii menegaskani pentingnyai harmonisasii antarai adati dani syariati dalami praktiki sosiali masyarakati Melayu. Kata Kunci :Tradisi, Merisik, Tafsir
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 297 Islam > 290 Agama Selain Kristen > 297 Islam > 297.1 Sumber-sumber Agama Islam, Kitab Suci Agama Islam > 297.1226 Tafsir Al-Qur'an, Ilmu Tafsir | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:27 | ||||||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 02:27 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92808 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
