PENGGUNAAN METODE DISKUSI KELOMPOK KECIL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI PASIR PENGARAIANKECAMATAN RAMBAHKABUPATEN ROKAN HULU

Laila Mirna, (2013) PENGGUNAAN METODE DISKUSI KELOMPOK KECIL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI PASIR PENGARAIANKECAMATAN RAMBAHKABUPATEN ROKAN HULU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013674PGMI.pdf

Download (351kB) | Preview

Abstract

Pengajaran IPS di SD ditujukan bagi pembinaan generasi penerus usia dini agar memahami potensi dan peran dirinya dalam berbagai tata kehidupan bermasyarakat dengan penuh rasa kebersamaan dan kekeluargaan dilingkungannya sebagai insan sosial dan warga negara yang baik. Mengingat pentingnya pembelajaran IPS disekolah-sekolah mulai dari SD sampai perguruan tinggi diajarkan IPS. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengunaan metode diskusi dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah kabupaten Rokan Hulu.Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI tahun pelajaran 2011-2012, dengan jumlah siswa 27 orang. dan Objek penelitian ini adalah penggunaan metode diskusi dalam meningkatkan hasil belajar pad meta pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan pengunaan tekhnik obsevasi dan tes. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan -tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas yaitu : 1) Perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari sebelum tindakan, siklus I, siklus II.Ketuntasan hasil belajar sebelum tindakan 10 orang (37.03%) yang tuntas dan 17 orang (62.97%) yang tidak tuntas. sedangkan setelah tindakan pada siklus I 18 Orang( 66.66%) yang tuntas dan 9 orang ( 33.34%) yang tidak tuntas. dan pada siklus II lebih meningkat lagi yaitu 23 orang (85.18%) yang tuntas, hanya 4 orang (14.81%) yang tidak tuntas atau sekitar 23 orang siswa yang mencapai kriteria ketuntasan inimal ( KKM)yang telah ditetapkan yaitu 70.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 26 Nov 2016 02:12
Last Modified: 26 Nov 2016 02:12
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9276

Actions (login required)

View Item View Item