MUHAMMAD HASANUDIN (2026) ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI IKATAN KIMIA MENGGUNAKAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 4 KAMPAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI FULL WORLD HASAN fix 1 - Copy_removed - MUHAMMAD HASANUDIN PENDIDIKAN KIMIA 21.pdf Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI FULL WORLD HASAN fix 1 - Copy-61-119 - MUHAMMAD HASANUDIN PENDIDIKAN KIMIA 21.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
CamScanner 21-01-2026 12.30 - MUHAMMAD HASANUDIN PENDIDIKAN KIMIA 21.pdf Download (267kB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK Muhammad Hasanudin, (2025) : Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Materi Ikatan Kimia Menggunakan Certainty of Response Index (CRI) Materi ikatan kimia merupakan konsep dasar kimia yang bersifat abstrak dan berjenjang sehingga rentan menimbulkan miskonsepsi. Karena sifatnya abstrak sehingga materi ikatan kimia menjadi salah satu topik pelajaran yang sulit bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi ikatan kimia dan mengetahui persentasenya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimen dengan jenis penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIA dan XIB MAN 4 Kampar sebanyak 59 siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes inventori konsep (berbentuk pilihan ganda) yang dilengkapi Certainty of Response Index (CRI). Soal tes ini didapatkan dari penelitian yang dilakukan sebelumnya yang telah mengembangkan inventori konsep pada materi ikatan kimia sehingga didapatkan instrumen yang valid dan praktis. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas isi dan identifikasi miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman konsep siswa secara keseluruhan adalah 42,2% siswa paham konsep dengan kategori sedang, 21% siswa tidak paham konsep dengan kategori rendah, dan 36,8% siswa mengalami miskonsepsi dengan kategori sedang. Miskonsepsi tertinggi teridentifikasi pada indikator (15) menganalisis kepolaran ikatan kovalen berdasarkan perbedaan keelektronegatifan sebesar 54,2%. Dan miskonsepsi terendah teridentifikasi pada indikator (16) menjelaskan sifat-sifat fisik logam berdasarkan model ikatan logam sebesar 18,6%. Kata Kunci: Miskonsepsi, Certainty of Response Index (CRI), Ikatan Kimia
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Kimia | ||||||||
| Depositing User: | Ari Eka Wahyudi | ||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:28 | ||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:28 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92624 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
