PUTRI DEWI SHOLIHAH, - (2026) AYAT-AYAT AL-QUR’AN YANG DIKLAIM KONTRADIKTIF OLEH SYED KAMRAN MIRZA DAN RESPONS M. QURAISH SHIHAB TERHADAP KLAIM TERSEBUT. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - PUTRI DEWI SHOLIHAH Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
BAB HASIL - PUTRI DEWI SHOLIHAH Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
PERNYATAAN PUBLIKASI - PUTRI DEWI SHOLIHAH Ilmu Al Qur'an dan Tafsir S1.pdf - Published Version Download (401kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya klaim mengenai adanya kontradiksi internal dalam al-Qur‘an sebagaimana dikemukakan oleh Syed Kamran Mirza menimbulkan persoalan metodologis dalam memahami teks al-Qur‘an. Klaim tersebut berpotensi melahirkan keraguan terhadap koherensi pesan wahyu. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan tafsir yang tidak hanya berfokus pada teks secara literal, tetapi juga bersifat kontekstual dan komprehensif. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu menginventarisasi ayat-ayat al-Qur‘an yang diklaim kontradiktif oleh Syed Kamran Mirza serta menganalisis respons M. Quraish Shihab terhadap klaim tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui content analysis, sedangkan penyajian data bersifat deskriptif-analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah al-Qur‘an dan terjemahannya serta kitab Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya Syed Kamran Mirza mengemukakan tiga klaim kontradiksi dalam al-Qur‘an, yaitu pada QS. Fussilat [41]: 9-12 yang dianggap bertentangan dengan QS. Hud [11]: 7; QS. al-Kahf [18]: 86 dan 90; serta QS. al-Baqarah [2]: 256 bertentangan dengan QS. al-Taubah [9]: 5. M. Quraish Shihab merespons klaim kontradiksi tersebut dengan menegaskan bahwa dugaan kontradiksi lahir dari pembacaan literal yang mengabaikan aspek kebahasaan, gaya bahasa, dan konteks historis ayat. Melalui pendekatan linguistik dan kontekstual yang komprehensif serta berlandaskan metodologi tafsir yang utuh, ayat-ayat tersebut dapat dipahami sebagai satu kesatuan makna yang saling melengkapi dan tidak bertentangan. Kata Kunci: Al-Qur‘an, Kontradiktif, M. Quraish Shihab
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 297 Islam | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Ilmu Alqur'an dan Tafsir | ||||||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||||||
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 02:30 | ||||||||||||
| Last Modified: | 22 Jan 2026 02:30 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
