PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE BENAR SALAH BERANTAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI PARIT BENUT KABUPATEN KARIMUN

Muhammad Bahjatul Arib, (2013) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE BENAR SALAH BERANTAI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI PARIT BENUT KABUPATEN KARIMUN. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013613PGMI.pdf

Download (560kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Class Action Reseach) yaitu guru berperan langsung dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan di MIN Parit Benut Kabupaten Karimun, penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemuinya beberapa gejala-gejala atau fenomena dalam proses belajar mengajar, yang menunjukkan rendahnya Motivasi belajar siswa diantaranya: Dalam proses pembelajaran siswa kurang memperhatikan pelajaran, banyak siswa yang bermainmain pada waktu guru sedang menerangkan, sehingga siswa tidak dapat mengerjakan tugas yang berikan oleh gurunya. Sebagian siswa juga cenderung tidak mengerjakan tugas pekerjaan rumah dengan berbagai alasan. Oleh sebab itu peneliti menerapkan Model Pembelajaran Tipe Benar Salah Berantai dengan tujuan agar siswa Kelas IV MIN Parit Benut Kabupaten Karimun dapat termotivasi belajarnya. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV MIN Parit Benut Kabupaten Karimun, sedangkan yang menjadi objek adalah Model Pembelajaran Tipe Benar Salah Berantai. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakan penerapan Model Pembelajaran Tipe Benar Salah Berantai dapat meningkatkan motivasi belajar IPA pada siswa kelas IV MIN Parit Benut Kabupaten Karimun?. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan tiap siklus dilakukan dalam dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusu tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/persiapan tindakan, 2) Implementasi Tindakan, 3) Observasi dan, 4) Refleksi. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi yang dilakukan setiap kali pertemuan. Data yang diperoleh melalui observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa. Sedangkan untuk mengetahui tingkat motivasi dengan menggunakan angket yang diisi oleh para siswa. Data observasi dipresentasekan dan dibandingkan dari setiap tahapan dari siklus I dan Siklus II apakah ada peningkatan dalam setiap tahapannya. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa terjadinya peningkatan motivasi belajar siswa dalam pelajaran IPA, dimana sebelum diterapkan model pembelajaran tipe Benar Salah Berantai, motivasi siswa memperoleh skor tertinggi pada jawaban tidak setuju dengan jumlah siswa 12 orang atau 44.44% dengan rata-rata 8,14. Namun setelah diterapkannya model pembelajaran tipe Benar Salah Berantai pada siklus I nilai skor tertinggi pada jawaban setuju dengan jumlah siswa 12 orang atau 44,44% dengan nilai rata-rata 8,88. Sedangkan pada siklus II nilai skor tertinggi pada jawaban setuju dengan jumlah siswa 18 orang atau 66,66% dengan nilai rata-rata 13,33. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran tipe Benar Salah Berantai dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV MIN Parit Benut Kabupaten Karimun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 372 Pendidikan Dasar > 372.2 Sekolah Dasar, SD
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Mutiara Jannati
Date Deposited: 25 Nov 2016 15:48
Last Modified: 25 Nov 2016 15:48
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9247

Actions (login required)

View Item View Item