HAFID ARIYANSYAH, - (2026) NILAI WSC, PRODUKSI NH3 DAN VFA WAFER RANSUM KOMPLIT BERBAHAN AMPAS SAGU DALAM RANSUM SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Hafid.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Hafid.pdf Restricted to Repository staff only Download (651kB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
publikasui - Hafid.pdf Download (267kB) | Preview |
Abstract
NILAI WSC, PRODUKSI NH3 DAN VFA WAFER RANSUM KOMPLIT BERBAHAN AMPAS SAGU DALAM RANSUM SECARA IN VITRO Hafid Ariyansyah (12180112094) Di bawah bimbingan Dosen Triani Adelina dan Yendraliza INTISARI Ampas sagu merupakan salah satu jenis limbah perkebunan yang memiliki kandungan nutrisi berupa karbohidrat yang tinggi, serat kasar yang tinggi, dan protein yang rendah sehingga perlu pengolahan lebih lanjut berbentuk wafer ransum komplit. Pemanfaatan ampas sagu perlu dilakukan dengan pengolahan berupa pembuatan wafer ransum komplit secara in vitro untuk mengevaluasi nilai Water Soluble Carbohydrate (WSC), produksi NH3, dan VFA. Pembuatan wafer ransum komplit dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Teknologi Pakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dan pelaksanaan penelitian in vitro dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ternak Perah Institut Pertanian Bogor, Bogor. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari 2025 – Maret 2025. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu P0 : wafer ransum komplit + 0% ampas sagu, P1 : wafer ransum komplit + 10% ampas sagu, P2 : wafer ransum komplit + 20% ampas sagu, P3 : wafer ransum komplit + 30% ampas sagu. Parameter yang diukur yaitu nilai WSC, produksi NH3, dan total VFA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wafer ransum komplit berbahan ampas sagu memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap nilai WSC, produksi NH3, dan total VFA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan ampas sagu 30% belum menghasilkan nilai WSC, produksi NH3, dan Total VFA paling tinggi. Perlakuan terbaik dihasilkan dari penambahan ampas sagu 10% dengan nilai WSC 12,24%, produksi NH3 7,52 mM, dan total VFA 129,81 mM. Kata kunci : Ampas sagu, NH3, VFA, wafer ransum, water soluble carbohydrate
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 630.7 Pendidikan Pertanian, Riset Penelitian Pertanian | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:01 | ||||||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 01:52 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92448 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
