RIZKY AL QADRY.T, - (2026) RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycin max (L.) Merill) PADA ULTISOL DENGAN PEMBERIAN FORMULASI BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA YANG DIBERI PUPUK HAYATI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
file/d/1SvQgTnYmKylUXo0NFKEDsuOmM_giSIaC/view_usp=drive_open Download (61kB) |
|
|
Text (BAB HASIL)
file/d/1dS2Xsax92UO0g3hOahUIwgGFzWQGRPcP/view_usp=drive_open Restricted to Repository staff only Download (61kB) |
|
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
file/d/1J8bwL265M0MGI0w2g80maOHHBita919c/view_usp=drive_open Download (61kB) |
Abstract
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycin max (L.) Merill) PADA ULTISOL DENGAN PEMBERIAN FORMULASI BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA YANG DIBERI PUPUK HAYATI FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR (FMA) Rizky Al Qadry.T (12080212926) Di bawah bimbingan Bakhendri Solfan dan Penti Suryani INTISARI Kedelai merupakan komoditas tanaman pangan. Rendahnya produksi kedelai disebabkan kondisi tanah yang kurang subur akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi melalui pemberian biochar tempurung kelapa sebagai bahan pembenah tanah dan fungi mikoriza arbuskular (FMA) juga berperan penting dalam membantu tanaman menyerap hara, khususnya fosfor. Formulasi biochar dan FMA berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada tanah ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk hayati fungi mikoriza arbuskular dan dosis biochar tempurung kelapa yang terbaik dalam pertumbuhan dan hasil kedelai pada ultisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor dengan 5 perlakuan dan masing-masing diulang 5 kali sehingga terdapat 25 unit percobaan yaitu F0= Formulasi (Tanpa (Biochar) + 5 g FMA), F1= Formulasi (Biochar 86 g + 10 g FMA), F2= Formulasi (Biochar 147 g + 15 g FMA), F3= Formulasi (Biochar 208 g + 10 g FMA), F4= Formulasi (Biochar 270 g + 20 g FMA). Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah cabang sekunder, umur berbunga, jumlah polong, bobot segar polong isi, bobot segar tajuk, volume akar. Hasil penelitian menunjukkan formulasi pemberian perlakuan sebanyak (biochar 208 g + 20 g FMA)/polybag berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tinggi tanaman 40,40, jumlah cabang sekunder 3,60, umur berbunga 30,80, jumlah polong 54,80, bobot segar polong isi 36,60, bobot segar tajuk 148,20, volume akar 519,00. Kata Kunci : Biochar, Polong, Tajuk, Ultisol
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 02:28 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Jan 2026 02:28 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92374 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
