HERI ARIYANTO, - (2026) KEANEKARAGAMAN SERANGGA TANAH DI UMUR KELAPA SAWIT RAKYAT YANG BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB GABUNGAN)
file/d/1nLaVuowPYJpHNBO8_UNd1MuOGm2J8ELj/view_usp=drive_open Download (119kB) |
|
|
Text (BAB HASIL)
file/d/1s0VASCgwzRZh-IP-Qgjbq17baMHMllzs/view_usp=drive_open Restricted to Repository staff only Download (61kB) |
|
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
file/d/1nM8tuGwPL7txkqg0fl1AB7MPDSlkBsFa/view_usp=drive_open Download (61kB) |
Abstract
KEANEKARAGAMAN SERANGGA TANAH DI UMUR KELAPA SAWIT RAKYAT YANG BERBEDA Heri Ariyanto (11980214292) Di Bawah Bimbingan Ahmad Taufiq Arminudin dan Irwan Taslapratama INTISARI Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang penting di Indonesia, dan perbedaan usia tanaman dapat mepengaruhi kondisi vegetasi bawah serta mikrohabitat tanah yang menjadi tempat hidup serangga tanah. Serangga tanah memiliki peranan penting dalam proses dekomposisi, siklus hara, dan kestabilan ekosistem, sehingga kajian keanekaragamannya penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman serangga tanah pada perkebunan kelapa sawit rakyat dengan usia tanaman berbeda di Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Pengambilan sampel dilakukan pada usia tanaman 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun, dan 10 tahun menggunakan metode pitfall trap dan hand collecting pada total 36 titik pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2,332 individu serangga tanah yang tergolong ke dalam 26 spesies, 9 famili, dan 5 ordo. Jumlah individu tertinggi terdapat pada usia 3 tahun (649 individu) dan terendah pada usia 5 tahun (520 individu). Nilai keanekaragaman Shannon–Wiener (H’) tertinggi terdapat pada usia 1 tahun (3,04619) dan terendah pada usia 10 tahun (2,81451). Nilai dominansi (D) berada pada kisaran rendah, yaitu 0,05734–0,06883, sedangkan indeks kemerataan (E) berkisar antara 0,911– 0,948, menunjukkan distribusi individu yang relatif merata. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tua usia tanaman kelapa sawit, kondisi mikrohabitat cenderung lebih homogen sehingga menurunkan keanekaragaman serangga tanah. Kata kunci: dominansi, keanekaragaman, kelapa sawit, kemerataan, serangga tanah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Agroteknologi | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 02:14 | ||||||||||||
| Last Modified: | 20 Jan 2026 02:14 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92372 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
