Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KHAUF DAN RAJĀ’ PERSPEKTIF SUFI PEREMPUAN ABAD KE-2 HIJRIAH

PUTRI ANGGRAINI, - (2026) KHAUF DAN RAJĀ’ PERSPEKTIF SUFI PEREMPUAN ABAD KE-2 HIJRIAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
Skripsi ful kecuali bab iv Putri Anggraini - PUTRI ANGGRAINI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
Skripsi bab iv Putri Anggraini - PUTRI ANGGRAINI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN)
SURAT PERNYATAAN - PUTRI ANGGRAINI Aqidah dan Filsafat Islam S1.pdf - Published Version

Download (379kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul khauf dan rajā’ perspektif sufi perempuan abad ke-2 Hijriyah. Bertujuan menggambarkan kondisi batin yang esensial bagi seorang hamba, yang hidup dalam kesadaran akan siksa dan kekurangan diri, namun didorong oleh optimisme akan rahmat serta keridhaan-Nya. Dengan tiga rumusan masalah, yaitu: 1) Bagaimana ekspresi khauf dan rajā’ sufi perempuan pada abad kedua Hijriah?; 2) Apakah nalar filosofis yang melatari konsep mereka?; dan 3) Apakah kekuatan dan kekhasan perspektif mereka?. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) untuk menganalisis konsep khauf (rasa takut kepada Allah) dan rajā’ (harapan kepada rahmat Allah) yang dihayati oleh lima tokoh sufi perempuan pada abad ke-2 Hijriah. Hasil penelitian menemukan bahwa kelima tokoh merumuskan konsep tersebut dengan landasan dan manifestasi yang berbeda: Mu‘ādzah binti ‘Abdullāh al-‘Adawiyyah (w. 101 H.) melihatnya sebagai akselerasi amal (muzāhama) yang didorong oleh khauf terhadap perhitungan akhirat; Ḥafṣah binti Sīrīn (w. 101 H.) menekankan kepatuhan syariat sebagai manifestasi khauf akan penyimpangan; Rābi‘ah al-‘Adawiyyah (95-185 H.) meletakkannya dalam bingkai Cinta Ilahi Murni (Maḥabbah Ṣāfiyah) yang melampaui motif Surga/Neraka; Sha‘wānah ( 154-184 H.) mengekspresikan khauf melalui ratapan emosional (dzawq) dan penyesalan mendalam; Sayyidah Nafīsah (145-208 H.) mewujudkannya melalui konsistensi ibadah (istiqāmah) dan asketisme ekstrem (mujāhadah); memahaminya sebagai proporsionalitas ajaran yang berlandaskan keikhlasan. Nalar yang mendasari konsep mereka adalah dorongan untuk mencapai keridhaan dan kedekatan kepada Allah melalui pemurnian motivasi (Ikhlas Mutlak), disiplin diri (Mujāhadah), dan keseimbangan hukum (Tawāzun Syariat). Kekuatan perspektif mereka terletak pada motivasi spiritual yang tinggi yang bahkan melampaui perhitungan Surga dan Neraka. sedangkan, kekhasannya Kekhasan khauf dan rajā’ sufi perempuan ialah orientasi pada riḍā’ Allah melalui kesadaran diri dan kerendahan hati, bukan takut siksa atau harap pahala. Kata Kunci: Tasawuf, Sufi Perempuan abad ke-2 H., Khauf, Rajā’, Maḥabbah Ṣāfiyah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorISKANDAR ARNEL, -2030116901Iskandar.arnel@uin-suska.ac.id
Thesis advisorKHAIRIAH, -2016017302khairiah@uin-suska.ac.id
Subjects: 297 Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Aqidah dan Filsafat
Depositing User: Ms. Hidayani
Date Deposited: 19 Jan 2026 08:03
Last Modified: 19 Jan 2026 08:03
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92349

Actions (login required)

View Item View Item