Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

FILOSOFIS TARI PAYUNG DALAM WALIMATUL ‘URS MASYARAKAT ADAT KUANTAN SINGINGI PERSPEKTIF ‘URF

SAPRI MARLIAN, - (2026) FILOSOFIS TARI PAYUNG DALAM WALIMATUL ‘URS MASYARAKAT ADAT KUANTAN SINGINGI PERSPEKTIF ‘URF. Thesis thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGRI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
GABUNGAN SKRIPSI KECUALI BAB HASIL - sapri marlian.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
BAB HASIL - sapri marlian.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
PERNYATAAN PUBLIKASI - sapri marlian.pdf - Published Version

Download (412kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Sapri Marlian (2025) : Filosofis Tari Payung dalam Walimatul „Urs Masyarakat Adat Kuantan Singingi Perspektif „Urf Setiap masyarakat adat memiliki tata cara perkawinan yang dibentuk oleh sistem kekerabatan, nilai budaya, serta norma sosial yang dianut secara turun-temurun. Perbedaan tersebut tampak pada masyarakat yang menganut sistem patrilineal, matrilineal, maupun bilateral, yang masing-masing melahirkan aturan adat tersendiri dalam pelaksanaan perkawinan. Pada masyarakat adat Kuantan Singingi, salah satu tradisi yang masih lestari dan memiliki posisi penting dalam rangkaian perkawinan adalah Tari payung yang ditampilkan pada prosesi walimatul ‘urs. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga mengandung makna simbolik, filosofis, dan edukatif yang berkaitan erat dengan nilai-nilai kehidupan berumah tangga. Kajian terhadap Tari payung menjadi penting sebagai kontribusi terhadap pengembangan hukum Islam yang bersifat kontekstual dan akomodatif terhadap budaya lokal, sekaligus sebagai upaya pelestarian warisan budaya daerah yang tidak bertentangan dengan prinsipprinsip syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam Tari payung, mendeskripsikan bentuk dan tahapan pelaksanaannya dalam walimatul ‘urs masyarakat adat Kuantan Singingi, serta menganalisis kedudukannya dalam perspektif ‘urf sebagai salah satu sumber pertimbangan dalam hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian meliputi pendekatan deskriptif-filosofis, deskriptif-analitis, serta content analysis terhadap simbol, gerak, dan makna yang terkandung dalam tari tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari payung merupakan bagian integral dari rangkaian adat perkawinan masyarakat Kuantan Singingi, khususnya dalam prosesi walimatul ‘urs. Tarian ini dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu undangan dan sebagai simbol ungkapan rasa syukur serta kegembiraan keluarga mempelai. Secara filosofis, Tari payung merefleksikan nilai-nilai dasar kehidupan rumah tangga. Payung sebagai properti utama melambangkan perlindungan, kasih sayang, dan tanggung jawab suami terhadap istri, sementara gerakan tari yang terinspirasi dari silat tradisional mengandung makna keteguhan, kesiapan, dan ketahanan dalam menghadapi dinamika kehidupan berkeluarga. Dalam perspektif ‘urf, Tari payung tergolong sebagai ‘urf ṣaḥīḥ, karena merupakan kebiasaan masyarakat yang tidak bertentangan dengan syariat Islam serta mengandung kemaslahatan. Oleh karena itu, Tari payung dapat dipertahankan sebagai warisan budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Kata Kunci: Tari Payung, Walimatul ‘Urs, ‘Urf, Hukum Islam, Filosofis, Kuantan Singingi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJUMNI NELI, -2028067201jumni.nelli@uin-suska.ac.id
Thesis advisorWAHIDIN, -2008017101wahidin@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Program Pascasarjana > S2 > Hukum Keluarga
Depositing User: Mr Eko Syahputra
Date Deposited: 15 Jan 2026 02:19
Last Modified: 15 Jan 2026 02:19
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92238

Actions (login required)

View Item View Item