ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM KEMENANGAN CALON ANGGOTA LEGISLATIF TAHUN 2009 (STUDI KASUS KEMENANGAN Drs. DARMIZAR DI KENEGERIAN KOPAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI)

Ristumoyo, (2013) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM KEMENANGAN CALON ANGGOTA LEGISLATIF TAHUN 2009 (STUDI KASUS KEMENANGAN Drs. DARMIZAR DI KENEGERIAN KOPAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013370ADN.pdf

Download (319kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji analisis faktor-faktor yang berperan dalam kemenangan calon anggota legislatif tahun 2009 (Studi Kasus Kemenangan Drs.Darmizar di Kenegerian Kopah Kabupaten Kuantan Singingi) yang mana kajian ini mengkhususkan pada prosesn dan peran ninik mamak dalam pemilihan umum anggota legislatif tahun 2009 di Kabupaten Kuantan Singingi, sehubungan dengan diluncurkannya semangat otonomi daerah. Sebagai manifestasi terwujudnya desentralisasi yang dilimpahkannya sebagian wewenang pusat kepada daerah. Nuansa demokrasi yang mulai lahir dari awal era reformasi juga tergambar dari banyaknya partai politik peserta pemilu 1999 yang dikenal dengan istilah multipartai.Wacana demokratisasi di Indonesia tidak hanya sampai disitu, terus berjalan sesuai denga tuntutan dan keinginan bersama para elit yang didukung oleh mayoritas rakyat Indonesia melalui pembentukan dan pelaksanaan Undang undang Pemilu secara langsung. Keberhasilan pelaksanaan Pemilu ini tidak serta merta berarti proses demokrasi di Indonesia juga berhasil atau terkonsolidasi. Hal ini diungkap oleh William Liddle yang mengatakan bahwa demokrasi di Indonesia belum terkonsolidasi dengan baik.Keharusan demokrasi tambah Liddle adalah menjadi sistem politik yang normal dalam kancah perpolitikan Indonesia sekarang ini. Salah satu pilar demokrasi menurut Jhon Locke adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Apa yang telah di jelaskan tersebut diatas menyebabkan bentuk peranan politik secara umum dan luas serta lebih mudah diamati dilingkungan masyarakat ialah pemberian suara pada pemilu. Peranan politik dalam pemberian suara tersebut adalah dipilihnya secara langsung Anggota DPR, DPRD, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah baik Proponsi maupun Kabupaten/Kota oleh masyarakat. Demokrasi rakyat menempati posisi vital dalam kaitannya dengan pembagian kekuasaan dalam suatu negara umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica dengan kekuasaan negara yang dipilih oleh rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Temuan penelitian ini adalah Pertama,peranan ninik mamak yang menjadi penentu kemenangan Drs.Darmizar dalam pemilihan calon anggota legislatif di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2009. Kedua,sepanjang perjalanan politik yang terjadi di Indonesia teori baru tentang politik sudah mulai dipegang oleh peranan masyarakat adat.. Ketiga, sebagai penentu hasil penelitian ini ditentukan oleh empat indikator penelitian ini yaitu sosial budaya, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 25 Nov 2016 08:40
Last Modified: 25 Nov 2016 08:40
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9219

Actions (login required)

View Item View Item