Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI DESA PULAU SENGKILO KECAMATAN KELAYANG KABUPATEN INDRAGIRI HULU

DESLINDA ZULIA ULFI, - (2026) DAMPAK KELUARGA BROKEN HOME TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI DESA PULAU SENGKILO KECAMATAN KELAYANG KABUPATEN INDRAGIRI HULU. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Deslinda Zulia ulfi.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - Deslinda Zulia ulfi.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (876kB)
[img]
Preview
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
PUBLIKASI - Deslinda Zulia ulfi.pdf - Published Version

Download (78kB) | Preview

Abstract

Deslinda Zulia Ulfi, (2025): Dampak Keluarga Broken Home terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di Desa Pulau Sengkilo Kecamatan Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu Penelitian ini bertujuan untuk me.nge.tahui dampak broke.n home.,, faktor pendukung dan penghambat te.rhadap pe.rke.mbangan e.mosional anak usia 5-6 tahun, di De.sa Pulau Se.ngkilo, Ke.camatan Ke.layang Kabupate.n Indragiri Hulu. Pe.nde.katan yang pe.ne.liti gunakan dalam pe.ne.litian ini adalah pe.nde.katan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi literatur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analasis data se.lama di lapangan pe.ne.liti me.nggunakan yaitu Data Re.duction, Data Display, Validasi data dan Conclusion Drawing. Hasil penelitian ini adalah Kondisi perkembangan emosi Anak usia dini broken home di Desa Pulau Sengkilo, Kecamatan Kelayang, cenderung mengalami gangguan dalam perkembangan emosional, seperti perubahan suasana hati yang cepat, kesulitan mengelola stres, menarik diri dari lingkungan sosial, serta menurunnya rasa percaya diri. Faktor pendukung meliputi: kehadiran orang tua secara emosional, pendekatan empatik dari guru, komunikasi yang tetap terjalin meskipun orang tua telah berpisah, serta dukungan lingkungan seperti ustaz dan keluarga besar. Sementara itu, faktor penghambat meliputi ketidakharmonisan dalam rumah tangga, minimnya komunikasi antara anak dan orang tua pasca perceraian, serta lingkungan sosial yang kurang responsif terhadap kebutuhan emosional anak. Kata Kunci : Dampak broken home, Perkembangan Emosional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorSariah, -2012076601Sariah@uin-suska.ac.id
Subjects: 000 Karya Umum
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: Ayu - Apriliani
Date Deposited: 08 Jan 2026 08:25
Last Modified: 08 Jan 2026 08:25
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92108

Actions (login required)

View Item View Item