Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN SOSIAL BUKAN PENERIMA UPAH (BPU) DI BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG DURI

JAKSANA ARIFIN, - (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN SOSIAL BUKAN PENERIMA UPAH (BPU) DI BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG DURI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB GABUNGAN)
SKRIPSI JAKSANA TANPA BAB HASIL - Jaksana Arifin.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI JAKSANA BAB HASIL - Jaksana Arifin.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img]
Preview
Text (PERNYATAAN PUBLIKASI)
surat pernyataan publikasi - Jaksana Arifin.pdf - Published Version

Download (132kB) | Preview

Abstract

IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN SOSIAL BUKAN PENERIMA UPAH (BPU) DI BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG DURI ABSTRAK OLEH: JAKSANA ARIFIN NIM: 12270511410 Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Duri dengan dua tujuan utama, yaitu menggambarkan bagaimana implementasi program dijalankan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat peningkatan kepesertaan pekerja sektor informal. Berdasarkan data tahun 2024, implementasi program belum mencapai hasil optimal, terlihat dari rendahnya kepesertaan BPU yang hanya 47.067 orang (34,07%) dari total 138.112 pekerja, sedangkan peserta kategori penerima upah mencapai 69.672 orang (50,45%). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari pihak BPJS serta pekerja informal seperti pengemudi ojek online, sopir truk, pedagang kaki lima, tukang parkir, dan kuli bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program masih terbatas pada penyampaian informasi awal dan belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan pekerja informal—ditandai oleh rendahnya pemahaman terhadap manfaat JKK, JKM, dan JHT, minimnya sosialisasi langsung, serta proses pendaftaran yang dianggap sulit. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan ekonomi pekerja, kurangnya literasi digital, terbatasnya tenaga lapangan BPJS, strategi sosialisasi yang masih pasif, serta persepsi bahwa BPJS hanya relevan bagi pekerja formal. Kondisi tersebut menandakan bahwa program BPU belum berjalan efektif, sehingga diperlukan peningkatan intensitas sosialisasi, kemudahan akses layanan, serta kolaborasi dengan komunitas pekerja informal agar implementasinya lebih optimal di Kota Duri. Kata Kunci : BPJS Ketenagakerjaan, Implementasi Kebijakan, Bukan Penerima Upah, Pekerja Informal, Jaminan Sosial

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJAKSANA ARIFIN, -12270511410jaksanaarifin22333@gmail.com
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362 Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Ayu - Apriliani
Date Deposited: 05 Jan 2026 02:42
Last Modified: 09 Jan 2026 01:28
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/92052

Actions (login required)

View Item View Item