RADHI MISFARIDIN, - (2025) IMPLEMENTASI PROGRAM ASISTENSI REHABILITASI SOSIAL (ATENSI) DALAM PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA PEKANBARU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
SKRIPSI TAMPA BAB HASIL - RADHI MISFARIDIN ADMINISTRASI NEGARA.pdf - Published Version Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
SKRIPSI BAB HASIL - RADHI MISFARIDIN ADMINISTRASI NEGARA.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (422kB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SURAT SIMPAN KARYA - RADHI MISFARIDIN ADMINISTRASI NEGARA.pdf - Published Version Download (348kB) | Preview |
Abstract
Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) merupakan program unggulan Kementerian Sosial RI untuk memberikan layanan rehabilitasi sosial kepada penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program ATENSI dalam pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Pekanbaru dan mengidentifikasi faktor penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan key informan terdiri dari pegawai Sentra Abiseka Pekanbaru, pendamping penerima manfaat program, penyandang disabilitas, dan keluarganya. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menggunakan teori implementasi program David C. Korten yang menganalisis kesesuaian antara program dengan penerima manfaat, kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana, dan kesesuaian antara penerima manfaat dengan organisasi pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Program ATENSI telah berjalan baik dengan output berupa bantuan alat bantu mobilitas, bantuan kewirausahaan, dan pemenuhan kebutuhan dasar yang sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Sentra Abiseka Pekanbaru memiliki kapasitas memadai melalui tenaga profesional kompeten, dan penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi serta partisipasi sosial. Namun terdapat faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga profesional khusus, perbedaan jenis dan tingkat disabilitas, keterbatasan media pembelajaran dan waktu pelatihan, serta kendala komunikasi. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun Program ATENSI memberikan dampak positif, diperlukan penguatan pendanaan, penambahan tenaga profesional, diversifikasi program pelatihan, dan pengembangan sistem monitoring evaluasi yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pemberdayaan Disabilitas, Program
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 300 Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362 Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 02:00 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Dec 2025 05:32 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91940 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
