Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KUALITAS PROTEIN KASAR, SERAT KASAR DAN LEMAK KASAR WAFER RANSUM KOMPLIT BERBASIS LEVEL AMPAS SAGU YANG BERBEDA UNTUK RANSUM RUMINANSIA

IRVAN WILZA, - (2025) KUALITAS PROTEIN KASAR, SERAT KASAR DAN LEMAK KASAR WAFER RANSUM KOMPLIT BERBASIS LEVEL AMPAS SAGU YANG BERBEDA UNTUK RANSUM RUMINANSIA. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text (Bab Gabungan)
FILE LENGKAP KECUALI HASIL PENELITIAN (BAB IV) - IRVAN WILZA PET.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[img] Text (Bab Hasil)
FILE HASIL PENELITIAN (BAB IV) - IRVAN WILZA PET.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (393kB)
[img]
Preview
Text (Pernyataan)
publikasi - IRVAN WILZA PET.pdf - Published Version

Download (117kB) | Preview

Abstract

Ampas sagu yang melimpah dan kurang dimanfaatkan dapat mencemari lingkungan. Ampas sagu dapat diolah menjadi wafer ransum komplit untuk meningkatkan nilai nutrisi, mempermudah penyimpanan, serta pemberian pakan kepada ternak sapi bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai nutrisi berupa kandungan protein kasar, serat kasar, dan lemak kasar pada wafer ransum berbasis ampas sagu dengan berbagai level penambahan yaitu 0%, 10%, 20%, dan 30%. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan level penambahan ampas sagu dan empat ulangan untuk setiap perlakuan. Perlakuan penelitian adalah P0= Ransum komplit berbentuk wafer dengan ampas sagu 0%, P1= Ransum komplit berbentuk wafer dengan bahan ampas sagu 10%, P2= Ransum komplit berbentuk wafer dengan bahan ampas sagu 20%, P3= Ransum komplit berbentuk wafer dengan bahan ampas sagu 30%. Parameter penelitian adalah Protein Kasar (%), Serat Kasar (%), dan Lemak Kasar (%). Data dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan jika berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa level ampas sagu berpengaruh nyata terhadap kandungan protein kasar dan serat kasar wafer (P< 0,01), kandungan protein kasar menurun dan serat kasar meningkat seiring bertambahnya ampas sagu. Kandungan lemak kasar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan. Kesimpulan penelitian adalah wafer ransum komplit dengan penambahan ampas sagu 10% memberikan nilai nutrisi terbaik dengan kandungan protein kasar 8,58%, serat kasar 18,91%, dan lemak kasar 6,92%. Kata kunci: Ampas sagu, nutrisi, wafer ransum komplit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorTriani Adelina, -2022037601TrianiAdelina@uin-suska.ac.id
Thesis advisorYendraliza, -2010017501Yendraliza@uin-suska.ac.id
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 636 Peternakan > 636.08 Topik Khusus Tentang Peternakan
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan
Depositing User: Mr. doni s
Date Deposited: 11 Dec 2025 04:35
Last Modified: 16 Dec 2025 02:15
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91927

Actions (login required)

View Item View Item