WILDA RAMADHAN, - (2025) PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 KUBU. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
|
Text (Bab Gabungan)
1 lengkap tanpa bab 4 - A.syahpizal.pdf - Published Version Download (5MB) | Preview |
|
|
Text (Bab Hasil)
2 bab 4 hasil.. - A.syahpizal.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
||
|
Text (Pernyataan)
SURAT_PUBLIKASI_12[1] - A.syahpizal.pdf - Published Version Download (27kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Active Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 2 Kubu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 102 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini ialah kelas XI 1 sebagai kelas kontrol berjumlah 36 siswa dan XI 3 sebagai kelas eksperimen berjumlah 32 siswa dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pretest dan posttest untuk melihat hasil kemampuan berpikir kritis siswa yang didukung dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji statistik non-parametrik seperti Uji Mann-Whitney, Uji Wilcoxon, dan Uji N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Active Learning pada kelas eksperimen berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Geografi materi mitigasi bencana. Hal ini dapat dibuktikan pada pengujian hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Pada analisis deskriptif, perbandingan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen sebesar 27,5 meningkat menjadi 72,19. Sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas kontrol sebesar 26,94 meningkat menjadi 65. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan rata-rata pretest dan posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (2- tailed) sebesar 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan ratarata kemampuan berpikir kritis siswa untuk pretest dan postest antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||
| Subjects: | 000 Karya Umum | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Geografi | ||||||||
| Depositing User: | Mr. doni s | ||||||||
| Date Deposited: | 24 Nov 2025 04:27 | ||||||||
| Last Modified: | 24 Nov 2025 04:27 | ||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91862 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
