ANALISIS PERANAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA CENTAI KECAMATAN PULAU MERBAU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

Muhammad Allatif, (2013) ANALISIS PERANAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA CENTAI KECAMATAN PULAU MERBAU KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

[img]
Preview
Text
2013_2013223ADN.pdf

Download (437kB) | Preview

Abstract

Menurut Soerjonosoekanto (2005:243) peranan adalah: pertama, merupakan aspek dinamis yang kedudukan apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan kedudukanya menjalankan suatu peranan. Kedua, peranan adalah karena ia mengatu prilaku seseorang dan peranan menyebabkan seseorang pada batas tertentu dapat meramalkan perbuatan-perbuatan orang lain. Peranan diatas semestinya dilakukan oleh BPD Desa Centai. Namun berdasarkan pengamatan dan penelitihan yang penulis lakukan, ini dilatar belakangi oleh kevakuman serta disebabkan beberapa gejala : 1). Anggota Badan Permusyawaratan Desa tidak mengetahui secara menyeluruh tugas dan fungsinya. 2). Kurangnya komunikasi yang baik antar Anggota BPD itu sendiri dan aparat Desa. 3). Rendahnya wawasan Anggota BPD tentang peran dari BPD itu sendiri. Sehingga apa yang menjadi kewajibanya sebagai anggota BPD tidak berperan sama sekali. Sebagai upaya memahami inti permasalahan diatas. maka, dilakukanlah penelitihan dengan judul : Peranan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Centai Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulaun Meranti. Adapun permasalahan yang akan diselesaikan dalam penelitihan ini yaitu : Bagaimana Peranan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Centai Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulaun Meranti dan hambatanya. Penelitihan ini dilakukan di Desa Centai Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulaun Meranti dengan jumlah populasi dalam penelitihan ini sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara atau metode sebagai berikut : a). Observasi atau pengamatan, yakni melakukan pengamatan terhadap objek yang diteliti. b). Metode angket yakni dengan mengajukan pertanyan secara tertulis. c). Melalui wawancara yakni dengan menanyakan langsung kepada yang bersangkutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: 300 Ilmu Sosial > 350 Administrasi Negara, Ilmu Kemiliteran > 351 Administrasi Negara
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial > Administrasi Negara
Depositing User: Feni Marti Adhenova
Date Deposited: 25 Nov 2016 07:34
Last Modified: 25 Nov 2016 07:34
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/9185

Actions (login required)

View Item View Item