Search for collections on Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Repository

KECERNAAN SECARA IN VITRO SILASE RANSUM KOMPLIT BERBASIS LIMBAH AGROINDUSTRI DAN RUMPUT ODOT DENGAN LAMA PEMERAMAN SERTA BAHAN ADITIF YANG BERBEDA

ULIL AMRI, - (2025) KECERNAAN SECARA IN VITRO SILASE RANSUM KOMPLIT BERBASIS LIMBAH AGROINDUSTRI DAN RUMPUT ODOT DENGAN LAMA PEMERAMAN SERTA BAHAN ADITIF YANG BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.

[img]
Preview
Text (BAB LENGKAP)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV ULIL AMRI - Ulil Amri.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview
[img] Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV ULIL AMRI - Ulil Amri.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (732kB)
[img] Text (SURAT PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI - Ulil Amri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (367kB)

Abstract

"KECERNAAN SECARA IN VITRO SILASE RANSUM KOMPLIT BERBASIS LIMBAH AGROINDUSTRI DAN RUMPUT ODOT DENGAN LAMA PEMERAMAN SERTA BAHAN ADITIF YANG BERBEDA Ulil Amri (12080110849) Di bawah bimbingan Jepri Juliantoni dan Yendraliza INTISARI Limbah agroindustri yang berasal dari tanaman pangan seperti onggok, ampas sagu, ampas tahu, dedak padi dan bungkil inti sawit, Limbah agroindustri banyak dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) merupakan jenis rumput yang memiliki produktivitas tinggi dan unggul serta memiliki nutrisi yang tinggi. Salah satu upaya pengolahan pakan melalui proses fermentasi sehingga lebih awet dan menjadi solusi dalam mengatasi ketersediaan pakan. Penelitian ini dilaksanakan di peternakan SiCoboy Farm Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan pengujian in vitro dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Perah Fakultas Peternakan IPB university. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial (3x3) dengan 2 ulangan. Faktor A adalah bahan aditif yaitu A1 = molases, A2 = air tebu dan A3 = gula merah dan faktor B adalah lama pemeraman yaitu B1 = 0 hari, B2 = 14 hari dan B3 = 28 hari. Parameter yang diamati yaitu WSC, NH3, dan VFA. Hasil penelitian memperlihatkan adanya interaksi (P<0,01) antara bahan aditif dan lama pemeraman terhadap Kandungan WSC dan NH3, dan tidak adanya interaksi bahan aditif dan lama pemeraman(P>0,05) terhadap kandungan VFA. Bahan aditif berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap Kandungan WSC, NH3, dan tidak pengaruh nyata (P>0,05) terhadap Kandungan VFA. Lama pemeraman berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan WSC, NH3, dan VFA. Kesimpulan dari penelitian ini Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan A2B2 dengan bahan aditif air tebu dan lama pemeraman 14 hari karena memiliki kandungan sebesar 4,73 Mm. Kata kunci : Limbah Agroindustri, rumput odot, silase, pemeraman, aditif"

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsNIDN/NIDKEmail
Thesis advisorJEPRI JULIANTONI, -2013079001jeprijuliantoni@ymail.com
Thesis advisorYENDRALIZA, -2010017501yendraliza@uin-suska.ac.id
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 636 Peternakan > 636.08 Topik Khusus Tentang Peternakan
Divisions: Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan
Depositing User: Mrs. Rasdanelis -
Date Deposited: 11 Nov 2025 07:51
Last Modified: 17 Nov 2025 04:46
URI: http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91813

Actions (login required)

View Item View Item