AGUNG GUNAWAN, - (2025) EFEKTIVITAS EKSTRAK BAYAM DURI (Amaranthus spinosus L.) DALAM MENGENDALIKAN SERANGGA KUTU KEBUL (Bemisia tabaci G.) SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU.
|
Text (BAB LENGKAP)
SKRIPSI FUL KECUALI BAB IV AGUNG GUNAWAN - Agung Gunawan (1).pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB HASIL)
SKRIPSI BAB IV AGUNG GUNAWAN - Agung Gunawan (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (834kB) |
||
|
Text (SURAT PUBLIKASI)
SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI - Agung Gunawan (1).pdf - Published Version Download (382kB) | Preview |
Abstract
EFEKTIVITAS EKSTRAK BAYAM DURI (Amaranthus spinosus L.) DALAM MENGENDALIKAN SERANGGA KUTU KEBUL (Bemisia tabaci G.) SECARA IN VITRO Agung Gunawan (12180211441) Di Bawah Bimbingan Syukria Ikhsan Zam dan Rosmaina INTISARI Kutu kebul merupakan salah satu hama penting berukuran kecil di pertanian karena keberadaannya dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman budi daya. Penggunaan pestisida kimia dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman diketahui dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti residu berbahaya pada hasil pertanian dan berpotensi memicu resistensi pada hama sasaran. Penggunaan ekstrak bayam duri sebagai pestisida nabati merupakan salah satu alternatif dalam pengendalian hama kutu kebul. Tujuan penelitian ini untuk melihat potensi dari ekstrak bayam duri dalam mengendalikan hama kutu kebul secara In Vitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025-Maret 2025 di Laboratorium Patologi, Entomologi, Mikrobiologi dan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 Perlakuan yaitu 0 (kontrol), 15%, 30%, 45% dan 60%, dengan empat kali ulangan, setiap ulangan terdiri dari 10 ekor kutu kebul dewasa. Paramater yang diamati adalah awal kematian, lethal concentration 50, lethal time 50, dan mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kosentrasi ekstrak bayam duri 60% memiliki efektivitas tertinggi dalam mengendalikan hama kutu kebul dengan awal kematian 4,75 jam ; nilai LT50 tercepat yaitu selama 18,75 jam selama 3 hari dan mortalitas total sebesar 85%. Kemudian hasil probit nilai LC50 menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak bayam duri sebesar 19,65% smampu membunuh 50% hama kutu kebul yang diuji. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak bayam duri konsentrasi 60% efektif dalam mengendalikan hama kutu kebul secara In Vitro, sehingga dapat menjadi alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan. Kata Kunci: bayam duri, kutu kebul, pestisida nabati.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||||||||
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 630 Usaha Tani, Pertanian, Teknologi Pertanian > 632.7 Hama Serangga pada Tanaman Pertanian | ||||||||||||
| Divisions: | Fakultas Pertanian dan Peternakan > Peternakan | ||||||||||||
| Depositing User: | Mrs. Rasdanelis - | ||||||||||||
| Date Deposited: | 11 Nov 2025 03:39 | ||||||||||||
| Last Modified: | 17 Nov 2025 04:33 | ||||||||||||
| URI: | http://repository.uin-suska.ac.id/id/eprint/91803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
